Apple mungkin lebih sering mendapat perhatian karena series Apple TV seperti Severance, Ted Lasso, Slow Horses, dan Silo. Namun, koleksi film originalnya sekarang sudah jauh lebih menarik dibanding ketika layanan streaming Apple pertama kali diluncurkan.
Apple Original Films bahkan punya pencapaian yang tidak kecil. CODA menjadi film dari layanan streaming pertama yang memenangkan Academy Award untuk Best Picture, sementara Killers of the Flower Moon mendapatkan 10 nominasi Oscar. Apple kemudian semakin agresif masuk ke produksi film besar melalui sutradara seperti Martin Scorsese, Joel Coen, Steve McQueen, sampai Joseph Kosinski.
Karena itu, daftar film Apple TV terbaik kali ini tidak membahas semua film yang kebetulan tersedia melalui aplikasi Apple TV.
Artikel ini secara khusus berfokus pada Apple Original Films, yaitu film yang diproduksi, diperoleh, atau didistribusikan sebagai bagian dari lini original Apple.
Pendekatan ini jauh lebih masuk akal untuk artikel evergreen. Katalog film berlisensi bisa berubah, sedangkan status CODA, Tetris, atau F1 The Movie sebagai Apple Original tidak mendadak menghilang hanya karena kontrak seseorang di ruang rapat berubah.
Pilihan genrenya juga semakin luas.
Kamu bisa menemukan film perang seperti Greyhound, film kriminal seperti Killers of the Flower Moon, film musikal seperti Spirited, sampai film apokaliptik seperti Finch. Ada pula drama kecil seperti Causeway dan Cha Cha Real Smooth yang menunjukkan bahwa Apple tidak selalu membutuhkan Brad Pitt berlari di depan kamera untuk menghasilkan film menarik.
Kalau kamu sedang membandingkan layanan streaming, Menonton.id juga punya rekomendasi original film Netflix dan film Disney Plus yang menggunakan pendekatan serupa, yaitu fokus pada produksi original masing-masing platform.
Daftar Isi
Daftar Cepat Film Apple TV Berdasarkan Genre
| Genre atau Mood | Rekomendasi Film |
|---|---|
| Terbaik secara keseluruhan | CODA, Killers of the Flower Moon, F1 The Movie |
| Berdasarkan kisah nyata | Tetris, F1 The Movie, Greyhound |
| Drama keluarga | CODA, Palmer, Finch |
| Drama karakter | Causeway, Cha Cha Real Smooth, Swan Song |
| Kriminal | Killers of the Flower Moon, Wolfs |
| Sci-fi | Swan Song, Finch, The Gorge |
| Perang | Greyhound, Blitz |
| Action | F1 The Movie, The Gorge, Greyhound |
| Romance | Cha Cha Real Smooth, The Gorge |
| Musikal | Spirited |
| Film ringan | Wolfs, Spirited |
| Paling berat | Killers of the Flower Moon, The Tragedy of Macbeth, Blitz |
Film original Apple TV terbaik yang paling layak masuk watchlist
1. CODA (2021)

Sulit membicarakan Apple Original Films tanpa menempatkan CODA di posisi penting.
Film karya Siân Heder ini mengikuti Ruby Rossi, remaja yang menjadi satu-satunya anggota keluarga yang dapat mendengar. Kedua orang tua serta kakaknya tuli, sehingga Ruby sering menjadi penghubung antara keluarganya dengan dunia di sekitar mereka.
Hidup Ruby mulai berubah ketika ia menemukan bakat bernyanyi dan mendapat kesempatan mengejar pendidikan musik.
Masalahnya, keputusan tersebut berarti ia harus mempertimbangkan kebutuhan keluarganya, terutama karena bisnis perikanan mereka juga sangat bergantung pada kehadirannya.
CODA memiliki premis sederhana, tetapi hubungan keluarganya membuat film terasa sangat hangat.
Emilia Jones tampil kuat sebagai Ruby, sementara Troy Kotsur dan Marlee Matlin memberi dinamika keluarga yang terasa hidup, lucu, keras kepala, dan tidak dibuat hanya sebagai alat untuk memancing simpati.
Film ini kemudian membuat sejarah dengan memenangkan Best Picture di Academy Awards. Troy Kotsur juga menjadi salah satu aktor tuli paling penting dalam sejarah penghargaan film setelah mendapatkan berbagai penghargaan besar untuk penampilannya.
Kalau kamu hanya ingin menonton satu film dari daftar ini, CODA masih menjadi pintu masuk yang sangat aman.
2. Killers of the Flower Moon (2023)
Martin Scorsese membawa Apple Original Films ke skala yang sama sekali berbeda melalui Killers of the Flower Moon.
Film ini diadaptasi dari buku nonfiksi karya David Grann dan membahas serangkaian pembunuhan terhadap masyarakat Osage di Oklahoma pada awal abad ke-20, setelah kekayaan dari minyak membuat banyak anggota komunitas tersebut menjadi sangat kaya.
Leonardo DiCaprio memainkan Ernest Burkhart, sementara Lily Gladstone berperan sebagai Mollie Kyle.
Hubungan mereka menjadi pusat cerita yang jauh lebih gelap daripada romance biasa. Ernest mencintai Mollie, tetapi pada saat bersamaan ikut terlibat dalam sistem eksploitasi yang mengancam keluarga istrinya sendiri.
Robert De Niro tampil sebagai William Hale, figur yang terlihat seperti teman masyarakat Osage sambil diam-diam memainkan kepentingannya sendiri.
Film ini panjang, berat, dan sengaja tidak dibuat mudah.
Namun, justru kesabaran tersebut memberi Scorsese ruang untuk membahas kolonialisme, keserakahan, kekuasaan, kekerasan, dan bagaimana kejahatan dapat hidup berdampingan dengan kehidupan sehari-hari.
Buat kamu yang menyukai film sejarah, film kriminal, atau film western, Killers of the Flower Moon menjadi salah satu film Apple TV yang paling penting.
3. F1 The Movie (2025)
Apple akhirnya mendapatkan blockbuster bioskop besar melalui F1 The Movie.
Brad Pitt memainkan Sonny Hayes, mantan pembalap yang pernah menjadi salah satu talenta menjanjikan Formula 1 sebelum kariernya berubah akibat kecelakaan.
Puluhan tahun kemudian, mantan rekan setimnya meminta Sonny kembali untuk membantu tim F1 yang sedang kesulitan. Ia kemudian harus bekerja bersama Joshua Pearce, pembalap muda berbakat yang diperankan Damson Idris.
Joseph Kosinski, sutradara Top Gun: Maverick, memahami bahwa daya tarik utamanya terletak pada kecepatan.
Adegan balap dibuat untuk terasa besar, bising, cepat, dan sangat sinematik. Tapi film juga cukup pintar memberi Sonny karakter sebagai veteran yang mengetahui berbagai trik kompetisi yang tidak selalu disukai generasi baru.
Hubungan Sonny dan Joshua menjadi pusat cerita tentang pengalaman, ego, persaingan, dan kerja sama.
Tidak semuanya realistis, tentu saja. Film olahraga membutuhkan drama. Kalau seluruh strategi mengikuti prosedur regulasi secara lengkap, kita mungkin hanya akan mendapat tiga jam orang membaca telemetry.
Film ini menjadi kesuksesan besar untuk Apple Original Films dan menghasilkan lebih dari US$629 juta secara global sebelum debut streamingnya.
Untuk penggemar film balap mobil dan drama olahraga, F1 The Movie adalah salah satu pilihan Apple TV paling menghibur.
4. Tetris (2023)
Judulnya memang Tetris, tetapi jangan mengharapkan dua jam tentang orang menyusun balok.
Film ini mengangkat kisah bagaimana video game Tetris berhasil keluar dari Uni Soviet dan menjadi fenomena global.
Taron Egerton memainkan Henk Rogers, pengusaha yang melihat potensi besar dalam permainan ciptaan Alexey Pajitnov dan mencoba mendapatkan hak distribusinya.
Usaha tersebut membawanya ke Uni Soviet menjelang akhir Perang Dingin.
Dari sana, Tetris berubah menjadi thriller bisnis dengan pertemuan rahasia, kontrak, agen pemerintah, persaingan perusahaan, dan pihak-pihak yang semuanya merasa memiliki hak terhadap permainan tersebut. Apple sendiri mendeskripsikannya sebagai thriller era Cold War berdasarkan kisah nyata.
Jon S. Baird menyutradarai film ini dengan energi yang jauh lebih besar daripada yang mungkin kamu bayangkan dari cerita tentang lisensi video game.
Gaya visualnya juga sering mengambil inspirasi dari estetika game 8-bit.
Kalau kamu menyukai film politik, cerita bisnis, teknologi, dan sejarah populer, Tetris menjadi salah satu Apple Original yang paling mudah dinikmati.
5. The Tragedy of Macbeth (2021)
Joel Coen membuat adaptasi Macbeth yang tidak tertarik terlihat seperti drama sejarah realistis.
Denzel Washington memainkan Macbeth, sementara Frances McDormand menjadi Lady Macbeth.
Cerita Shakespeare tetap familiar. Seorang bangsawan Skotlandia menerima ramalan bahwa dirinya akan menjadi raja, kemudian ambisi perlahan mendorong dirinya dan istrinya menuju pembunuhan, paranoia, serta kehancuran.
Namun, cara Joel Coen memvisualisasikan cerita tersebut membuat film terasa sangat berbeda.
The Tragedy of Macbeth direkam dalam hitam putih dengan desain produksi minimalis yang menyerupai gabungan panggung teater, mimpi buruk, dan film ekspresionis.
Lorong, tangga, kabut, bayangan, dan ruang kosong menjadi bagian penting dari atmosfer.
Denzel Washington juga membawa Macbeth sebagai pria yang terasa lebih tua dan sadar bahwa kesempatan mencapai kekuasaan mungkin tidak akan datang dua kali.
Apple Original Films merilis film ini bersama A24, dengan perilisan bioskop pada akhir 2021 sebelum debut streaming pada Januari 2022.
Kalau kamu menyukai film arthouse atau adaptasi sastra yang sangat visual, ini termasuk film Apple TV terbaik dari sisi sinematografi.
6. Cha Cha Real Smooth (2022)
Andrew baru saja lulus kuliah dan tidak benar-benar tahu apa yang harus dilakukan dengan hidupnya.
Ia kemudian mendapatkan pekerjaan menjadi semacam pemandu pesta pada berbagai acara bar dan bat mitzvah.
Di sana, Andrew bertemu Domino, seorang ibu muda yang diperankan Dakota Johnson, serta putrinya Lola.
Pertemuan tersebut berkembang menjadi hubungan yang sulit dimasukkan ke dalam kategori romance sederhana.
Andrew merasa dirinya sedang menuju sesuatu yang berarti. Domino justru berada pada tahap hidup yang jauh berbeda.
Cooper Raiff menulis, menyutradarai, dan memainkan karakter utama dengan gaya yang sangat personal.
Film ini bisa lucu, hangat, menyebalkan, dan sedikit menyedihkan dalam waktu yang berdekatan.
Cha Cha Real Smooth memenangkan Audience Award pada Sundance 2022 sebelum dirilis sebagai Apple Original Film.
Kalau kamu suka film romantis yang lebih tertarik pada waktu, kedewasaan, dan hubungan yang tidak selalu berakhir sesuai keinginan, film ini layak ditonton.
7. Causeway (2022)
Jennifer Lawrence memainkan Lynsey, seorang tentara yang kembali ke New Orleans setelah mengalami cedera serius ketika bertugas di Afghanistan.
Ia harus menjalani pemulihan fisik sekaligus mencoba menyesuaikan diri kembali dengan kehidupan yang sebelumnya terasa familiar.
Lynsey kemudian bertemu James, mekanik yang diperankan Brian Tyree Henry.
Persahabatan mereka menjadi pusat film.
Keduanya membawa trauma berbeda dan sama-sama memahami bahwa kehidupan tidak otomatis kembali normal hanya karena dunia di sekitar mereka menganggap seseorang sudah seharusnya pulih.
Causeway bergerak sangat pelan dibanding banyak film streaming.
Tidak ada plot besar atau kejutan dramatis yang dibuat setiap dua puluh menit demi menjaga perhatian penonton.
Kekuatan film terdapat pada percakapan, keheningan, dan dua penampilan utama yang sangat natural.
Apple menggambarkannya sebagai potret intim seorang tentara yang kesulitan menyesuaikan diri setelah kembali ke rumah. Film ini merupakan kerja sama Apple Original Films dengan A24.
Untuk penonton yang suka drama karakter tenang, Causeway termasuk hidden gem Apple TV.
8. Greyhound (2020)
Tom Hanks kembali ke Perang Dunia II melalui Greyhound.
Ia memainkan Commander Ernest Krause, kapten kapal Angkatan Laut Amerika Serikat yang memimpin konvoi Sekutu melintasi Atlantik.
Konvoi tersebut harus bertahan dari serangan kapal selam Jerman ketika berada di wilayah yang tidak mendapatkan perlindungan udara.
Berbeda dari banyak film perang yang mempunyai durasi panjang dan banyak subplot, Greyhound dibuat sangat efisien.
Sebagian besar film berlangsung di kapal dan berfokus pada keputusan taktis Krause.
Tom Hanks juga menulis skenarionya, yang diadaptasi dari novel The Good Shepherd karya C.S. Forester. Apple mencatat Hanks sebagai penulis dan Aaron Schneider sebagai sutradara.
Film ini cocok untuk kamu yang lebih menyukai ketegangan operasi militer dibanding drama perang besar.
Durasi yang relatif singkat juga menjadi keuntungan. Kapal selam sudah cukup menegangkan tanpa membutuhkan empat puluh menit tambahan tentang masa kecil setiap kru.
9. Swan Song (2021)
Mahershala Ali mendapatkan salah satu peran paling menariknya dalam Swan Song.
Ia memainkan Cameron, seorang suami dan ayah yang mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit terminal.
Namun, dunia near-future film ini menawarkan solusi yang tidak biasa.
Cameron bisa digantikan oleh duplikat biologis yang memiliki ingatan, perilaku, dan kehidupan yang hampir sama dengannya, sehingga keluarganya tidak harus menghadapi kehilangan tersebut.
Keputusan itulah yang menjadi pusat film.
Apakah mengganti diri sendiri merupakan bentuk cinta? Atau justru berarti mengambil hak keluarga untuk mengetahui kebenaran?
Mahershala Ali pada dasarnya harus memainkan dua versi manusia yang hampir identik tetapi perlahan mulai berkembang menjadi individu berbeda.
Naomie Harris, Glenn Close, dan Awkwafina melengkapi pemain utamanya. Apple memperkenalkan Swan Song sebagai drama near-future tentang seberapa jauh seseorang bersedia berkorban demi orang yang dicintai.
Kalau kamu suka film sci-fi yang lebih tertarik pada pertanyaan moral dibanding pesawat luar angkasa, Swan Song layak masuk watchlist.
10. Finch (2021)
Tom Hanks kembali dalam Apple Original Film yang sangat berbeda melalui Finch.
Ia memainkan seorang penyintas di dunia yang rusak akibat bencana lingkungan.
Finch hidup bersama anjingnya dan menyadari waktunya semakin terbatas. Karena itu, ia membuat robot bernama Jeff yang diharapkan dapat menjaga anjing tersebut setelah dirinya tidak lagi ada.
Dari sana, film berubah menjadi perjalanan tiga karakter yang secara teknis hanya terdiri dari seorang manusia, seekor anjing, dan robot.
Namun, hubungan mereka membuat Finch bekerja sebagai cerita keluarga yang cukup emosional.
Tom Hanks sudah sangat terbiasa memainkan manusia baik yang terjebak dalam keadaan buruk, dan film ini memanfaatkan kualitas tersebut tanpa malu-malu.
Apple mengumumkan Finch sebagai Apple Original Film yang dirilis pada November 2021.
Buat penggemar film apokaliptik, film survival, atau sci-fi yang lebih hangat, Finch menjadi pilihan mudah.
11. The Gorge (2025)
The Gorge mungkin menjadi salah satu film Apple Original yang paling sulit dimasukkan ke satu genre.
Miles Teller dan Anya Taylor-Joy memainkan dua operator elit yang ditugaskan menjaga dua menara pada sisi berlawanan dari sebuah jurang rahasia.
Mereka dilarang berkomunikasi.
Secara alami, dua manusia yang ditempatkan sendirian berbulan-bulan dengan seseorang tepat di seberang jurang akhirnya menemukan cara untuk berbicara.
Hubungan mereka kemudian berkembang tepat ketika rahasia di dasar jurang mulai terbuka.
Scott Derrickson menggabungkan romance, action, sci-fi, monster, dan survival dalam satu film. Apple sendiri menggambarkan karakter utama sebagai dua operator yang menjaga ancaman misterius di dalam jurang sebelum akhirnya harus bekerja sama ketika ancaman tersebut terungkap.
Tidak semua unsur bekerja dengan tingkat keberhasilan yang sama.
Namun, chemistry Teller dan Taylor-Joy membuat bagian awal film menyenangkan, sementara paruh berikutnya memberikan cukup banyak aksi.
Kalau kamu menyukai film monster dan film petualangan tetapi ingin sedikit romance di tengah kekacauan, The Gorge bisa menjadi pilihan.
12. Blitz (2024)
Steve McQueen kembali ke Inggris pada masa Perang Dunia II melalui Blitz.
Film ini mengikuti George, seorang anak yang dikirim keluar dari London oleh ibunya untuk melindunginya dari pengeboman.
Namun, George memutuskan mencoba kembali pulang.
Perjalanannya membawa film melewati berbagai sisi London ketika kota tersebut menghadapi serangan udara Jerman.
Saoirse Ronan memainkan Rita, ibu George yang berusaha menemukan anaknya.
Alih-alih hanya membuat drama perang tentang ledakan dan kehancuran bangunan, McQueen menggunakan perjalanan George untuk memperlihatkan kelas sosial, ras, komunitas, ketakutan, serta kehidupan sehari-hari ketika masyarakat mencoba bertahan dalam kondisi ekstrem.
Apple memasukkan Blitz dalam lini Apple Original Films dan merilisnya secara global melalui layanan streaming setelah perilisan bioskop terbatas.
Kalau kamu suka film perang modern dalam arti pendekatan penceritaan yang lebih kontemporer terhadap sejarah perang, Blitz layak dicoba.
13. Wolfs (2024)
George Clooney dan Brad Pitt memainkan dua fixer profesional yang secara tidak sengaja ditugaskan menangani masalah yang sama.
Keduanya terbiasa bekerja sendirian.
Keduanya juga merasa dirinya jauh lebih kompeten daripada pria lain yang berdiri tepat di depannya.
Dari situ sudah jelas ke mana komedinya bergerak.
Jon Watts membuat Wolfs sebagai crime comedy yang mengandalkan chemistry Clooney dan Pitt, lengkap dengan dialog saling mengejek, situasi kriminal yang semakin kacau, dan dua pria yang dengan enggan harus bekerja sama.
Plotnya memang tidak sangat kompleks.
Daya tarik utamanya justru melihat dua bintang film veteran memainkan versi karakter yang sangat sadar bahwa mereka sudah terlalu tua untuk menghadapi malam yang terus menjadi lebih buruk.
Apple memasukkan Wolfs dalam deretan worldwide streaming hits Apple Original Films.
Untuk pilihan yang lebih santai setelah tiga setengah jam Killers of the Flower Moon, Wolfs memberi otak kesempatan beristirahat dengan terhormat.
Penggemar film heist dan crime comedy kemungkinan besar akan menikmati dinamika tersebut.
14. Spirited (2022)
Berapa kali A Christmas Carol harus diadaptasi?
Jawabannya tampaknya: selama industri hiburan masih memiliki musim Natal.
Untungnya, Spirited setidaknya mencoba sesuatu yang berbeda.
Will Ferrell memainkan Ghost of Christmas Present, sementara Ryan Reynolds menjadi Clint Briggs, pria yang dipilih untuk mendapatkan pengalaman transformasi ala Ebenezer Scrooge.
Masalah muncul ketika Clint justru mulai mempertanyakan sistem para hantu yang bertugas mengubah manusia.
Film kemudian berkembang menjadi komedi musikal dengan nomor lagu besar, koreografi, dan bromance antara Ferrell serta Reynolds.
Apple sebelumnya menyebut Spirited sebagai reinterpretasi musikal modern terhadap cerita klasik Charles Dickens.
Film ini memang bukan musikal paling subtil yang pernah dibuat. Sulit mengharapkan subtel ketika Ryan Reynolds dan Will Ferrell bernyanyi dalam produksi bernilai jutaan dolar.
Namun, untuk film musikal dan tontonan keluarga menjelang Natal, Spirited cukup menyenangkan.
15. Palmer (2021)
Justin Timberlake memainkan Eddie Palmer, mantan pemain football sekolah yang kembali ke kampung halamannya setelah menjalani hukuman penjara.
Ia mencoba membangun kembali kehidupan sambil tinggal bersama neneknya.
Situasinya berubah ketika Palmer mulai merawat Sam, anak tetangga yang sering ditinggalkan ibunya.
Hubungan tersebut perlahan membuat Palmer melihat kehidupan di luar kegagalan masa lalunya.
Film ini memang mengikuti banyak pola redemption drama yang familiar. Karakter bermasalah kembali ke kota kecil, bertemu seseorang yang membutuhkan dirinya, lalu menemukan kesempatan kedua.
Namun, Timberlake dan Ryder Allen membuat hubungan Palmer dan Sam terasa cukup hangat untuk menjaga film tetap menarik.
Tema penerimaan juga menjadi bagian penting karena Sam sering mendapatkan tekanan dari lingkungan akibat tidak mengikuti ekspektasi gender tradisional.
Kalau kamu mencari drama keluarga yang sederhana dan emosional, Palmer masih menjadi salah satu Apple Original Film awal yang layak ditonton.
Rekomendasi Tambahan Film Apple TV Lainnya
Apple Original Films memiliki katalog yang jauh lebih luas dari 15 judul utama.
Beberapa film lain yang juga layak masuk watchlist antara lain:
- Sharper
- The Banker
- Fancy Dance
- The Lost Bus
- Highest 2 Lowest
- Napoleon
- The Instigators
- Echo Valley
- Fountain of Youth
- Fly Me to the Moon
- Emancipation
- Raymond & Ray
- The Greatest Beer Run Ever
- Ghosted
- On the Rocks
- Cherry
- Sharper
- Flora and Son
- Outcome
- Eternity
Untuk penggemar film jurnalisme dan cerita tentang manipulasi informasi, beberapa thriller Apple bisa menjadi alternatif setelah daftar utama. Penggemar film A24 juga akan menemukan cukup banyak koneksi karena Apple beberapa kali bekerja sama dengan studio tersebut, termasuk melalui The Tragedy of Macbeth dan Causeway.
Kalau lebih suka kisah skala besar, Napoleon menawarkan historical epic dari Ridley Scott. Sementara The Lost Bus mengarah ke film bencana dan survival melalui cerita penyelamatan di tengah kebakaran besar.
Apa Itu Apple Original Films?
Apple Original Films adalah lini film original milik Apple yang mencakup produksi langsung, co-production, maupun film yang diperoleh Apple untuk distribusi.
Beberapa langsung dirilis melalui layanan streaming.
Film lain mendapatkan perilisan bioskop terlebih dahulu.
Killers of the Flower Moon, misalnya, dirilis secara luas melalui bioskop bersama Paramount sebelum masuk ke Apple TV. F1 The Movie juga mendapatkan distribusi bioskop global melalui Warner Bros. sebelum akhirnya tersedia melalui layanan streaming Apple.
Artinya, Apple Original Film tidak sama dengan film direct-to-streaming.
Identitasnya berada pada keterlibatan Apple dalam produksi atau distribusi original, bukan pada apakah film tersebut pernah diputar di bioskop.
Bedanya Apple TV, Apple TV+, dan Apple TV App
Penamaan Apple memang pernah cukup membingungkan karena kata Apple TV bisa merujuk pada perangkat, aplikasi, dan layanan streaming.
Layanan yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai Apple TV+ sekarang dipasarkan Apple sebagai Apple TV.
Apple saat ini menjelaskan Apple TV sebagai layanan streaming all-original yang berisi ratusan film dan serial eksklusif. Kontennya dapat ditonton melalui Apple TV app di berbagai perangkat.
Karena itu, artikel ini menggunakan istilah film Apple TV sebagai keyword utama, tetapi variasi seperti film Apple TV+ masih relevan karena nama tersebut sudah digunakan selama bertahun-tahun dan masih sangat dikenal penonton.
Sementara Apple TV 4K adalah perangkat streaming fisik. Itu benda yang berbeda lagi, karena tampaknya memberi tiga produk nama hampir sama dianggap metode komunikasi yang sangat efisien di Cupertino.
Film Apple TV Berdasarkan Genre
Film drama Apple TV
Apple cukup kuat dalam drama karakter.
CODA menjadi pilihan utama untuk drama keluarga. Causeway menawarkan cerita yang jauh lebih tenang, sementara Cha Cha Real Smooth menggabungkan coming-of-age dengan romance.
Kalau ingin sesuatu yang lebih berat, Killers of the Flower Moon jelas berada di ujung spektrum berbeda.
Film action Apple TV
Untuk action berskala besar, F1 The Movie menjadi rekomendasi pertama.
The Gorge menawarkan campuran action dan sci-fi, sementara Greyhound menggunakan perang laut untuk membangun ketegangan hampir tanpa berhenti.
Film sci-fi Apple TV
Finch cocok untuk sci-fi pasca-apokaliptik yang emosional.
Swan Song menggunakan teknologi futuristik untuk membahas identitas dan keluarga, sementara The Gorge membawa genre tersebut ke wilayah monster dan action.
Film romantis Apple TV
Cha Cha Real Smooth menjadi pilihan terbaik kalau ingin romance yang lebih realistis.
The Gorge menawarkan hubungan romantis dalam format yang jauh lebih aneh, karena ternyata jarak jauh masih belum cukup rumit sampai manusia menambahkan jurang penuh monster.
Film perang Apple TV
Greyhound cocok kalau ingin perang yang cepat dan fokus.
Blitz lebih tertarik pada pengalaman masyarakat sipil.
Sementara The Greatest Beer Run Ever bisa menjadi tambahan jika kamu ingin cerita Perang Vietnam dari sudut yang jauh berbeda.
Film Apple TV Mana yang Cocok Ditonton Pertama?
Kalau belum pernah menonton Apple Original Film, pilihan paling aman adalah CODA.
Filmnya mudah dinikmati, emosional tanpa terlalu berat, dan punya alasan kuat mengapa akhirnya memenangkan Best Picture.
Kalau ingin film besar, pilih F1 The Movie.
Untuk thriller, Tetris sangat mudah masuk bahkan jika kamu tidak peduli dengan sejarah video game.
Kalau ingin film yang lebih prestisius, Killers of the Flower Moon dan The Tragedy of Macbeth menjadi dua pilihan utama.
Sementara penonton yang ingin drama kecil bisa memilih Causeway atau Cha Cha Real Smooth.
Untuk tontonan lebih ringan, Wolfs dan Spirited adalah pilihan yang tidak membutuhkan terlalu banyak investasi emosional.
Film Apple TV Terbaru pada 2026
Katalog Apple Original Films masih terus berkembang.
Daftar resmi Apple pada 2026 sudah mencakup film seperti Eternity yang dirilis 13 Februari 2026 dan Outcome yang dirilis 10 April 2026. Apple juga menjadwalkan film lain sepanjang tahun, termasuk Mayday, Matchbox The Movie, Tenzing, serta Way of the Warrior Kid.
Karena judul terbaru belum tentu langsung pantas masuk daftar terbaik sepanjang masa, artikel ini tidak otomatis mengganti film lama hanya karena tanggal rilisnya lebih segar.
CODA tidak berhenti bagus hanya karena kalender sekarang menunjukkan 2026.
Daftar utama lebih baik diperbarui ketika ada Apple Original baru yang memang layak menggantikan salah satu pilihan, bukan sekadar untuk memberi ilusi freshness kepada algoritma.
Kenapa Film Apple TV Terasa Berbeda dari Netflix dan Disney+?
Apple tidak memiliki perpustakaan film puluhan tahun seperti Disney.
Mereka juga tidak merilis film original dalam volume sebesar Netflix.
Sebaliknya, Apple cenderung menggunakan kombinasi produksi prestisius, filmmaker besar, bintang terkenal, dan proyek dengan anggaran tinggi.
Itulah mengapa katalog mereka bisa memiliki Martin Scorsese, Joel Coen, Ridley Scott, Steve McQueen, Tom Hanks, Brad Pitt, Denzel Washington, Frances McDormand, Jennifer Lawrence, dan Mahershala Ali dalam jumlah film original yang relatif tidak terlalu besar.
Strategi itu tidak selalu menghasilkan film bagus.
Anggaran besar dan aktor terkenal, secara mengejutkan, masih belum berhasil menghapus kemungkinan manusia membuat film biasa saja.
Namun, kualitas terbaik Apple Original Films sudah cukup tinggi sehingga platform tersebut tidak lagi hanya menarik karena serialnya.
CODA, Killers of the Flower Moon, The Tragedy of Macbeth, Tetris, Causeway, dan F1 The Movie saja sudah menunjukkan rentang yang cukup luas.
Film Apple TV sekarang sudah berkembang jauh melewati masa awal layanan streaming tersebut.
CODA tetap menjadi pencapaian paling bersejarah karena menjadi film streaming pertama yang memenangkan Oscar Best Picture. Killers of the Flower Moon membawa Martin Scorsese ke proyek kriminal epik, sedangkan The Tragedy of Macbeth menunjukkan sisi Apple Original Films yang lebih artistik.
Untuk tontonan yang lebih mudah dinikmati, F1 The Movie menawarkan blockbuster olahraga, Tetris mengubah sejarah video game menjadi thriller, dan The Gorge mencampurkan romance dengan action serta sci-fi.
Sementara itu, Causeway, Cha Cha Real Smooth, dan Swan Song menjadi bukti bahwa film terbaik Apple tidak selalu membutuhkan skala produksi besar.
Kalau harus memilih tiga untuk memulai, Menonton.id merekomendasikan CODA, F1 The Movie, dan Tetris. Setelah itu, kamu bisa bergerak ke Killers of the Flower Moon ketika punya waktu tiga setengah jam dan sudah berdamai dengan kenyataan bahwa malam tersebut memang tidak akan digunakan untuk kegiatan lain.
***
Dapatkan informasi, review, dan rekomendasi film terbaru hanya di menonton.id. Ikuti juga kami di media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, YouTube,TikTok, dan Google News untuk mengetahui berita dan rekomendasi terbaru tentang film.
FAQ
Apa film Apple TV terbaik?
Beberapa film Apple TV terbaik adalah CODA, Killers of the Flower Moon, F1 The Movie, Tetris, The Tragedy of Macbeth, Cha Cha Real Smooth, dan Causeway.
Apa film Apple TV yang memenangkan Oscar?
CODA memenangkan Academy Award untuk Best Picture, Best Supporting Actor untuk Troy Kotsur, dan Best Adapted Screenplay. Film tersebut juga membuat sejarah sebagai film dari layanan streaming pertama yang memenangkan Best Picture.
Apa film action terbaik di Apple TV?
Untuk action, kamu bisa menonton F1 The Movie, The Gorge, dan Greyhound. Ketiganya menawarkan jenis aksi berbeda, mulai dari balap Formula 1, sci-fi, sampai perang laut.
Apa film sci-fi Apple TV yang bagus?
Beberapa film sci-fi Apple TV yang menarik adalah Swan Song, Finch, dan The Gorge. Swan Song lebih filosofis, sedangkan Finch dan The Gorge lebih banyak menggunakan elemen survival.
Apa bedanya Apple Original Films dengan film lain di Apple TV?
Apple Original Films merupakan film yang diproduksi, diperoleh, atau didistribusikan sebagai bagian dari lini original Apple. Sementara film lain yang tersedia melalui aplikasi Apple TV bisa berasal dari pembelian, penyewaan, atau layanan lain dan tidak selalu merupakan produksi Apple.