Film Rusia punya sejarah panjang yang sangat penting dalam perkembangan sinema dunia. Dari era Soviet sampai Rusia modern, negara ini melahirkan banyak film besar yang berpengaruh secara visual, politik, filosofis, dan emosional. Beberapa film Rusia bahkan sering masuk daftar film terbaik sepanjang masa, terutama karya Sergei Eisenstein, Andrei Tarkovsky, Elem Klimov, dan Andrey Zvyagintsev.
Tentu saja, film Rusia tidak selalu mudah ditonton. Banyak filmnya pelan, meditatif, simbolik, dan terlihat seperti tidak terlalu peduli pada kesabaran manusia modern. Kalau kamu terbiasa film yang menjelaskan semuanya tiap lima menit, beberapa film Rusia mungkin terasa seperti ujian batin. Tapi justru di situ daya tariknya. Sinema Rusia sering memberi pengalaman yang lebih dalam: tentang perang, iman, rasa bersalah, negara, keluarga, memori, dan hubungan manusia dengan kekuasaan.
Film Rusia juga tidak hanya berisi drama berat. Ada sci-fi filosofis seperti Solaris dan Stalker. Ada film perang brutal seperti Come and See. Ada film sejarah epik seperti War and Peace. Ada eksperimen sinema seperti Russian Ark. Ada horor fantasi populer seperti Night Watch. Ada drama modern yang tajam seperti Leviathan dan Loveless.
Daftar ini berisi rekomendasi film Rusia terbaik dari berbagai era. Ada film Soviet klasik, film perang, film sci-fi, film arthouse, film sejarah, dan film Rusia modern yang mendapat pengakuan internasional.
Berikut rekomendasi film Rusia terbaik yang wajib kamu tonton.
Daftar Isi
Daftar Cepat Film Rusia Berdasarkan Mood
| Mood Menonton | Rekomendasi Film |
|---|---|
| Film Rusia klasik | Battleship Potemkin, The Cranes Are Flying, War and Peace |
| Film Andrei Tarkovsky | Andrei Rublev, Solaris, Mirror, Stalker |
| Film Rusia perang | The Cranes Are Flying, War and Peace, Come and See |
| Film Rusia sci-fi | Solaris, Stalker |
| Film Rusia modern | Brother, Night Watch, The Return, Leviathan, Loveless |
| Film Rusia eksperimental | Mirror, Russian Ark |
| Film Rusia untuk pemula | Solaris, Come and See, The Return, Leviathan, Night Watch |
| Film Rusia paling berat | Andrei Rublev, Mirror, Stalker, Come and See, Loveless |
1. Battleship Potemkin (1925)

Battleship Potemkin adalah salah satu film paling penting dalam sejarah sinema, bukan hanya dalam sejarah film Rusia. Disutradarai Sergei Eisenstein, film ini mengangkat pemberontakan awak kapal perang Potemkin pada 1905 dan menjadi salah satu contoh paling terkenal dari teori montage Soviet.
Film ini penting karena cara penyuntingannya sangat berpengaruh. Eisenstein menggunakan montage untuk membangun emosi, ketegangan, propaganda, dan ritme visual. Adegan Odessa Steps menjadi salah satu adegan paling ikonik dalam sejarah film, sering dipelajari, dikutip, dan diparodikan.
Sebagai film Rusia, Battleship Potemkin wajib masuk daftar karena menjadi pondasi penting bagi bahasa sinema modern. Film ini bukan hanya cerita tentang pemberontakan, tetapi juga tentang bagaimana gambar bisa disusun untuk memengaruhi emosi dan politik penonton.
Film ini cocok untuk penonton yang ingin memahami akar sinema Soviet dan pengaruhnya terhadap editing film modern. Memang filmnya sangat tua, tapi pengaruhnya masih hidup. Tidak semua peninggalan lama ternyata cuma debu dan tugas kuliah.
2. The Cranes Are Flying (1957)

The Cranes Are Flying adalah salah satu film perang Soviet paling indah dan paling emosional. Disutradarai Mikhail Kalatozov, film ini mengikuti Veronika dan Boris, sepasang kekasih yang hidupnya hancur oleh Perang Dunia II.
Film ini berbeda dari film perang propaganda yang hanya memuja heroisme. The Cranes Are Flying lebih fokus pada dampak perang terhadap orang biasa, terutama perempuan yang ditinggalkan, keluarga yang kehilangan, dan cinta yang tidak pernah punya kesempatan hidup normal.
Secara visual, film ini luar biasa. Kamera bergerak dengan sangat ekspresif, membuat emosi karakter terasa hidup dan intens. Film ini menunjukkan bahwa sinema perang tidak harus selalu tentang medan tempur. Kadang perang paling menyakitkan justru terlihat dari ruang rumah, wajah orang yang menunggu, dan surat yang tidak pernah datang.
Film ini cocok untuk penonton yang ingin film Rusia klasik yang emosional, romantis, dan tragis.
3. Ivan’s Childhood (1962)

Ivan’s Childhood adalah film panjang pertama Andrei Tarkovsky. Ceritanya mengikuti Ivan, anak laki-laki yang menjadi mata-mata Soviet pada Perang Dunia II setelah keluarganya dihancurkan oleh perang.
Film ini bukan film perang biasa. Tarkovsky tidak hanya menampilkan perang sebagai konflik militer, tetapi sebagai kehancuran masa kecil. Ivan adalah anak yang seharusnya bermain, bermimpi, dan tumbuh normal, tetapi perang mengubahnya menjadi seseorang yang terlalu cepat mengenal kematian.
Sebagai film Rusia, Ivan’s Childhood penting karena menjadi pintu masuk awal ke dunia Tarkovsky. Gaya visualnya sudah menunjukkan ciri khas sang sutradara: mimpi, air, memori, wajah manusia, dan suasana spiritual yang sulit dijelaskan tapi terasa kuat.
Film ini cocok untuk penonton yang ingin mengenal Tarkovsky lewat film yang relatif lebih mudah diakses dibanding karya-karyanya yang lebih meditatif.
4. Andrei Rublev (1966)

Andrei Rublev adalah salah satu karya besar Andrei Tarkovsky. Film ini mengikuti pelukis ikon Rusia abad ke-15, Andrei Rublev, dalam perjalanan spiritual dan artistiknya di tengah kekerasan, perang, agama, dan penderitaan masyarakat.
Film ini bukan biopik konvensional. Tarkovsky tidak terlalu tertarik memberi rangkuman hidup yang rapi. Ia lebih tertarik membangun pengalaman tentang seni, iman, keraguan, dan tanggung jawab seorang seniman di dunia yang penuh kekacauan.
Sebagai film Rusia, Andrei Rublev sangat penting karena membahas hubungan antara seni dan sejarah Rusia. Film ini panjang, berat, dan tidak selalu mudah masuk, tetapi kekuatannya besar. Ia seperti meditasi tentang bagaimana seseorang tetap menciptakan keindahan ketika dunia di sekitarnya sibuk menghancurkan segalanya. Sangat manusiawi, sekaligus sangat melelahkan.
Film ini cocok untuk penonton yang suka film arthouse, sejarah, dan cerita tentang seniman.
5. War and Peace (1966-1967)

War and Peace adalah adaptasi epik dari novel Leo Tolstoy yang disutradarai Sergei Bondarchuk. Film ini dikenal sebagai salah satu produksi paling ambisius dalam sejarah sinema Soviet, dengan skala besar, adegan perang masif, dan durasi yang sangat panjang.
Ceritanya mengikuti beberapa keluarga aristokrat Rusia pada masa invasi Napoleon, termasuk Pierre Bezukhov, Natasha Rostova, dan Andrei Bolkonsky. Film ini memadukan drama pribadi, sejarah, filsafat, cinta, perang, dan perubahan sosial.
Sebagai film Rusia, War and Peace wajib masuk daftar karena menjadi salah satu adaptasi sastra terbesar yang pernah dibuat. Skala produksinya luar biasa, tetapi yang membuatnya bertahan adalah caranya menangkap benturan antara hidup pribadi dan sejarah besar.
Film ini cocok untuk penonton yang siap masuk ke film epik panjang. Jangan menonton ini seperti menonton film biasa. Ini lebih seperti pindah sementara ke abad ke-19 dan menerima bahwa hidupmu sekarang milik Tolstoy.
6. Solaris (1972)

Solaris adalah film sci-fi filosofis karya Andrei Tarkovsky yang diadaptasi dari novel Stanisław Lem. Ceritanya mengikuti Kris Kelvin, psikolog yang dikirim ke stasiun luar angkasa di planet Solaris untuk menyelidiki kejadian aneh yang dialami para kru.
Berbeda dari banyak film sci-fi yang fokus pada teknologi dan eksplorasi luar angkasa, Solaris lebih tertarik pada memori, rasa bersalah, cinta, dan identitas. Planet Solaris seperti cermin yang memunculkan luka batin manusia, bukan sekadar objek ilmiah yang harus dijelaskan.
Sebagai film Rusia, Solaris penting karena menunjukkan sisi sci-fi Soviet yang sangat berbeda dari sci-fi Hollywood. Film ini pelan, kontemplatif, dan lebih spiritual daripada teknologis. Kalau kamu mencari ledakan luar angkasa, kamu salah alamat. Kalau mencari krisis eksistensial di orbit, selamat datang.
Film ini cocok untuk penonton yang suka sci-fi filosofis dan drama psikologis.
7. Mirror (1975)

Mirror adalah salah satu film Tarkovsky yang paling personal dan paling sulit dijelaskan. Film ini tidak memakai alur cerita konvensional, melainkan rangkaian memori, mimpi, puisi, arsip sejarah, dan potongan kehidupan seorang pria yang mengenang masa kecil, ibu, keluarga, dan sejarah Rusia.
Film ini bisa terasa membingungkan untuk penonton baru. Tapi jika diterima sebagai pengalaman memori, Mirror menjadi sangat kuat. Ia bergerak seperti pikiran manusia: tidak lurus, tidak rapi, penuh asosiasi, gambar, suara, dan emosi yang muncul tiba-tiba.
Sebagai film Rusia, Mirror penting karena menjadi salah satu karya paling murni dari gaya Tarkovsky. Film ini memperlihatkan sinema sebagai puisi visual, bukan hanya alat bercerita.
Film ini cocok untuk penonton yang suka film eksperimental, meditatif, dan sangat personal. Bukan pilihan terbaik untuk pemula, kecuali kamu memang suka dibuat bingung dengan elegan.
8. Stalker (1979)

Stalker adalah salah satu film sci-fi paling penting dari Andrei Tarkovsky. Ceritanya mengikuti seorang Stalker yang memandu dua orang, Writer dan Professor, masuk ke wilayah misterius bernama The Zone. Di dalamnya ada sebuah ruangan yang konon bisa mengabulkan keinginan terdalam manusia.
Film ini memakai premis sci-fi, tetapi isinya lebih dekat ke filsafat, spiritualitas, dan pertanyaan tentang iman. The Zone bukan sekadar tempat berbahaya, tetapi ruang batin yang memaksa karakter menghadapi diri sendiri.
Sebagai film Rusia, Stalker wajib masuk daftar karena menjadi salah satu karya paling terkenal dalam sinema Soviet. Visualnya suram, ritmenya pelan, dan dialognya berat. Namun, justru dari situ film ini membangun rasa misteri yang sangat kuat.
Film ini cocok untuk penonton yang suka sci-fi arthouse, film filosofis, dan cerita yang tidak memberi jawaban mudah. Ya, lagi-lagi Rusia memberi kita film yang lebih mirip meditasi panjang daripada hiburan ringan. Konsisten sekali.
9. Come and See (1985)

Come and See adalah salah satu film perang paling mengerikan yang pernah dibuat. Disutradarai Elem Klimov, film ini mengikuti Florya, anak laki-laki Belarus yang bergabung dengan partisan Soviet saat pendudukan Nazi. Apa yang ia alami kemudian menjadi perjalanan brutal ke dalam horor perang.
Film ini tidak memuliakan perang. Tidak ada heroisme yang nyaman, tidak ada aksi yang menyenangkan, tidak ada kemenangan yang membuat penonton lega. Come and See memperlihatkan perang sebagai kehancuran mental, fisik, dan moral.
Sebagai film Rusia atau Soviet, Come and See sangat penting karena menjadi salah satu anti-war film paling kuat dalam sejarah sinema. Wajah Florya perlahan berubah sepanjang film, seperti tubuhnya dipaksa menampung trauma yang seharusnya tidak pernah dialami anak-anak.
Film ini cocok untuk penonton yang siap menonton film perang yang sangat berat. Jangan masukkan ini ke watchlist “hiburan akhir pekan.” Itu tindakan tidak bertanggung jawab terhadap suasana hati sendiri.
10. Burnt by the Sun (1994)

Burnt by the Sun adalah drama sejarah karya Nikita Mikhalkov yang berlatar Uni Soviet pada era Stalin. Film ini mengikuti seorang perwira Soviet dan keluarganya yang hidupnya perlahan terganggu oleh kedatangan seseorang dari masa lalu.
Film ini memadukan drama keluarga, politik, nostalgia, dan ancaman represi Stalin. Pada awalnya, suasananya tampak hangat dan cerah, tetapi perlahan film memperlihatkan bahwa di balik kehidupan keluarga yang tampak tenang, ada kekuasaan negara yang bisa menghancurkan siapa saja.
Sebagai film Rusia, Burnt by the Sun penting karena menjadi salah satu film pasca-Soviet paling dikenal secara internasional. Film ini menunjukkan bagaimana trauma politik Soviet masih menjadi bahan cerita penting dalam sinema Rusia.
Film ini cocok untuk penonton yang suka drama sejarah, keluarga, dan cerita tentang bagaimana politik bisa masuk ke ruang paling pribadi.
11. Brother (1997)

Brother adalah film kriminal Rusia karya Aleksei Balabanov yang mengikuti Danila Bagrov, mantan tentara muda yang pergi ke Saint Petersburg dan terseret ke dunia kriminal. Film ini menjadi salah satu film Rusia paling ikonik dari era 1990-an.
Film ini menangkap suasana Rusia pasca-Soviet: keras, dingin, penuh ketidakpastian, dan moralitas yang kabur. Danila bukan pahlawan bersih, tetapi ia menjadi simbol generasi yang hidup di tengah kekosongan ideologi, kriminalitas, dan perubahan sosial yang cepat.
Sebagai film Rusia, Brother penting karena menjadi potret budaya populer Rusia setelah runtuhnya Uni Soviet. Film ini tidak semegah karya-karya Soviet klasik, tetapi punya energi jalanan yang sangat kuat.
Film ini cocok untuk penonton yang ingin melihat sisi Rusia 1990-an yang lebih kasar, urban, dan kriminal.
12. Russian Ark (2002)

Russian Ark adalah film eksperimental karya Alexander Sokurov yang terkenal karena dibuat seperti satu long take panjang di dalam Hermitage Museum, Saint Petersburg. Film ini membawa penonton menyusuri beberapa periode sejarah Rusia melalui ruang-ruang museum, tokoh-tokoh sejarah, seni, dan memori nasional.
Film ini bukan film naratif biasa. Ia lebih seperti perjalanan melalui sejarah, arsitektur, budaya, dan identitas Rusia. Kamera bergerak dari satu ruang ke ruang lain, seolah penonton sedang berjalan melewati waktu.
Sebagai film Rusia, Russian Ark penting karena pencapaian teknis dan artistiknya. Konsep one-shot-nya bukan sekadar gimmick, tetapi bagian dari pengalaman: sejarah terasa mengalir tanpa potongan, seperti memori panjang yang belum selesai.
Film ini cocok untuk penonton yang suka film eksperimental, sejarah seni, museum, dan sinema yang lebih mirip pengalaman visual daripada cerita konvensional.
13. The Return (2003)

The Return adalah film karya Andrey Zvyagintsev tentang dua saudara laki-laki yang tiba-tiba bertemu kembali dengan ayah mereka setelah lama menghilang. Sang ayah membawa mereka dalam perjalanan ke sebuah pulau terpencil, dan perjalanan itu berubah menjadi pengalaman emosional yang penuh ketegangan.
Film ini kuat karena sangat minimalis. Tidak banyak penjelasan tentang masa lalu ayah, motivasi karakter, atau simbol-simbolnya. Namun, justru misteri itu membuat film terasa intens. Hubungan ayah-anak dalam film ini penuh ketegangan, rasa takut, kebutuhan pengakuan, dan luka yang tidak pernah benar-benar diucapkan.
Sebagai film Rusia modern, The Return penting karena memperkenalkan Zvyagintsev sebagai salah satu sutradara Rusia paling penting generasinya. Film ini menunjukkan gaya yang dingin, kontemplatif, dan penuh tekanan emosional.
Film ini cocok untuk penonton yang suka drama keluarga, thriller psikologis pelan, dan film yang meninggalkan banyak ruang interpretasi.
14. Leviathan (2014)

Leviathan adalah film Andrey Zvyagintsev tentang Kolya, pria biasa yang berusaha mempertahankan rumah dan tanahnya dari wali kota korup di sebuah kota pesisir Rusia. Dari konflik properti itu, film berkembang menjadi tragedi tentang kekuasaan, korupsi, agama, negara, dan manusia kecil yang berhadapan dengan sistem besar.
Film ini sangat tajam secara sosial dan politik. Zvyagintsev tidak menggambarkan korupsi sebagai masalah individu saja, tetapi sebagai jaringan kekuasaan yang melibatkan hukum, politik, dan institusi sosial.
Sebagai film Rusia modern, Leviathan wajib masuk daftar karena menjadi salah satu film Rusia paling dibahas secara internasional dalam dekade 2010-an. Film ini gelap, pahit, dan sangat tidak romantis tentang hubungan warga dengan negara.
Film ini cocok untuk penonton yang suka drama sosial-politik, film arthouse modern, dan cerita tentang orang kecil melawan sistem yang tidak peduli. Ringan? Jelas tidak. Penting? Sangat.
15. Loveless (2017)

Loveless adalah film Andrey Zvyagintsev tentang pasangan yang sedang bercerai dan sama-sama sibuk dengan hidup baru mereka. Ketika anak mereka menghilang, keduanya dipaksa menghadapi kehancuran keluarga, egoisme, dan kekosongan emosional yang sudah lama mereka abaikan.
Film ini sangat dingin dan menyakitkan. Judulnya bukan hiasan. Hampir semua hubungan dalam film ini terasa kosong, lelah, dan kehilangan empati. Zvyagintsev memakai cerita anak hilang untuk membahas masyarakat yang semakin tidak mampu mencintai, mendengar, atau peduli.
Sebagai film Rusia modern, Loveless penting karena melanjutkan kritik sosial Zvyagintsev terhadap kehidupan kontemporer Rusia. Film ini tidak hanya tentang keluarga yang rusak, tetapi juga tentang masyarakat yang kehilangan kehangatan.
Film ini cocok untuk penonton yang suka drama keluarga gelap, thriller emosional, dan film yang membuat kita ingin duduk diam setelah selesai. Bukan karena puas, tapi karena habis diperas pelan-pelan.
Rekomendasi Tambahan Film Rusia Lainnya
Kalau kamu masih ingin menonton film Rusia lain, beberapa judul ini juga layak masuk watchlist:
- Man with a Movie Camera
- Alexander Nevsky
- The Ascent
- The Irony of Fate
- Moscow Does Not Believe in Tears
- Dersu Uzala
- Kin-dza-dza!
- The Needle
- Urga
- Prisoner of the Mountains
- The Thief
- The Barber of Siberia
- Night Watch
- Day Watch
- The Island
- How I Ended This Summer
- Elena
- Hard to Be a God
- Beanpole
- Dear Comrades!
- Compartment No. 6
- Tchaikovsky’s Wife
- Captain Volkonogov Escaped
Apa yang Membuat Film Rusia Menarik?
Film Rusia menarik karena sering sangat serius dalam membahas kehidupan manusia. Banyak film Rusia tidak sekadar ingin menghibur, tetapi juga mengajak penonton memikirkan sejarah, negara, perang, keluarga, moralitas, iman, dan kehancuran batin.
Salah satu kekuatan sinema Rusia adalah kedalaman visual dan filosofisnya. Film-film Tarkovsky seperti Solaris, Mirror, dan Stalker memakai gambar, waktu, dan ruang untuk menciptakan pengalaman meditatif. Film perang seperti The Cranes Are Flying dan Come and See memperlihatkan perang sebagai trauma manusia, bukan sekadar aksi heroik.
Sinema Rusia juga kuat ketika membahas hubungan individu dengan kekuasaan. Burnt by the Sun, Leviathan, dan Loveless memperlihatkan bagaimana negara, sistem sosial, atau struktur keluarga bisa menghancurkan manusia dari dalam.
Dengan kata lain, film Rusia sering tidak memberi kenyamanan. Tapi jika kamu sabar, banyak filmnya memberi pengalaman yang dalam dan sulit dilupakan.
Genre Film Rusia yang Populer
1. Film perang Rusia
Sinema Rusia dan Soviet punya banyak film perang penting, terutama tentang Perang Dunia II. Contohnya The Cranes Are Flying, Ivan’s Childhood, dan Come and See.
2. Film sci-fi Rusia
Sci-fi Rusia cenderung lebih filosofis daripada penuh aksi. Contohnya Solaris dan Stalker, dua karya besar Tarkovsky.
3. Film Rusia klasik dan Soviet
Era Soviet melahirkan karya penting seperti Battleship Potemkin, War and Peace, dan The Cranes Are Flying.
4. Film Rusia modern
Film modern seperti The Return, Leviathan, dan Loveless menunjukkan Rusia kontemporer dengan gaya yang dingin, sosial, dan penuh kritik.
5. Film Rusia eksperimental
Mirror dan Russian Ark adalah contoh film Rusia yang lebih eksperimental, baik secara struktur maupun visual.
Tips Memilih Film Rusia yang Cocok
Kalau kamu baru ingin mulai menonton film Rusia, pilih Solaris, Come and See, The Return, Leviathan, dan Night Watch. Judul-judul ini memberi gambaran yang cukup luas antara sci-fi, perang, drama modern, dan film populer.
Kalau ingin film Rusia klasik, tonton Battleship Potemkin, The Cranes Are Flying, dan War and Peace. Kalau ingin mengenal Tarkovsky, mulai dari Ivan’s Childhood atau Solaris sebelum masuk ke Mirror dan Stalker.
Kalau ingin film Rusia modern yang kuat, tonton The Return, Leviathan, dan Loveless. Kalau ingin film perang paling brutal, Come and See adalah pilihan penting, tapi jangan menontonnya sembarangan. Film itu bukan “seru”, melainkan menghancurkan.
Jangan masuk ke film Rusia dengan ekspektasi tontonan cepat. Banyak film terbaiknya bekerja pelan, berat, dan kontemplatif. Sinema Rusia sering seperti musim dingin: indah, luas, dan tidak terlalu peduli apakah kamu siap.
Film Rusia terbaik menunjukkan betapa besar kontribusi sinema Rusia dan Soviet terhadap sejarah film dunia. Dari Battleship Potemkin yang mengubah cara dunia memahami editing, The Cranes Are Flying yang membawa emosi besar dalam film perang, War and Peace yang menjadi epik sejarah masif, sampai karya-karya Tarkovsky seperti Solaris, Mirror, dan Stalker, sinema Rusia punya warisan yang sangat kuat.
Di era modern, film seperti The Return, Leviathan, dan Loveless menunjukkan bahwa sinema Rusia masih punya suara yang tajam, dingin, dan relevan. Sementara Come and See tetap menjadi salah satu film perang paling mengerikan yang pernah dibuat.
Kalau kamu baru ingin mulai, tonton Solaris, Stalker, Come and See, The Return, Leviathan, dan Loveless. Dari sana, kamu bisa memilih apakah ingin masuk ke film Soviet klasik, Tarkovsky, film perang Rusia, atau drama sosial modern.
***
Dapatkan informasi, review, dan rekomendasi film terbaru hanya di menonton.id. Ikuti juga kami di media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, YouTube, TikTok, dan Google News untuk mengetahui berita dan rekomendasi terbaru tentang film.
FAQ
Apa film Rusia terbaik?
Beberapa film Rusia terbaik adalah Battleship Potemkin, The Cranes Are Flying, War and Peace, Solaris, Stalker, Come and See, The Return, Leviathan, dan Loveless.
Apa film Rusia klasik yang wajib ditonton?
Film Rusia klasik yang wajib ditonton antara lain Battleship Potemkin, The Cranes Are Flying, Ivan’s Childhood, Andrei Rublev, War and Peace, dan Solaris.
Apa film Andrei Tarkovsky terbaik?
Beberapa film Andrei Tarkovsky terbaik adalah Ivan’s Childhood, Andrei Rublev, Solaris, Mirror, dan Stalker.
Apa film perang Rusia terbaik?
Film perang Rusia atau Soviet terbaik antara lain The Cranes Are Flying, Ivan’s Childhood, War and Peace, dan Come and See.
Apa film Rusia modern yang bagus?
Film Rusia modern yang bagus antara lain Brother, The Return, Leviathan, Loveless, Beanpole, dan Dear Comrades!.







