Beranda blog Halaman 32

8 Film Hantu Seram dan Mencekam di Conjuring Universe Plus Trailernya

Film hantu alias dengan genre horror selalu saja menjadi salah satu movie paling dicari penonton. Salah satunya adalh film conjuring universe.

Meskipun menyeramkan dan membuat tiap penonton senam jantung, namun sensasi itu selalu ingin didapatkan.

Menurut penelitian, movie bertema horror mempunyai sifat adiktif sehingga membuat penonton ketakutan sekaligus ketagihan.

Fakta tersebut dibuktikan dengan adanya banyak movie bertajuk hantu namun selalu laris di seluruh dunia. Mengetahui tentang hal itu, tentunya mampu membuat banyak orang semakin penasaran untuk mencoba menonton.

Bagi kamu yang termasuk salah satu pecinta sensasi seram, maka perlu mencari rekomendasi terlengkap.

Kita berupaya untuk menjabarkan apa saja movie menarik dipenuhi dengan cerita seram dan berbagai penampakan. Berkat latar belakang legenda, tempat, dan waktu secara tepat mampu membuat ceritanya semakin seram.

Maka, mulailah dari beberapa list berikut ini apabila ingin menikmati adrenalin menonton movie horror.

7 Film Hantu Conjuring Universe

The Conjuring (2013)

the conjuring - film hantu

Sutradara: James Wan Pemain: Vera Farmiga, Patrick Wilson, Ron Livingston, Lili Taylor Durasi: 112 menit

Film hantu dengan judul The Conjuring ini telah mampu membuktikan bahwa karya James Wan sukses besar. Berkat adanya keunggulan dari cerita pertama ini, ternyata mampu membuat kelanjutan hingga menjadi sekuel.

Namun uniknya, sekuel cerita dibentuk bercabang yang tetap berpusat pada inti alur pada conjuring.

Seluruh cerita diangkat berdasarkan kisah nyata, lalu dikembangkan supaya bisa menjadi tontonan sangat menarik. Latar ceritanya berada di tahun 1971 dan akan ditarik alur maju mundur sesuai filmnya.

Cerita The Conjuring mengangkat kisah sebuah keluarga yang berpindah ke sebuah rumah di tengah hutan.

The Conjuring 2 (2016)

the conjuring 2 - film hantu

Sutradara: James Wan Pemain: Vera Farmiga, Patrick Wilson, Frances O’Connor, Madison Wolfe, Simon McBurney Durasi: 134 menit

Setelah sukses pada film hantu pertamanya, ternyata James Wan berupaya untuk mengembangkan cerita semakin luas. Hal ini dimulai dengan adanya kemunculan sekuel terbaru berjudul The Conjuring 2 sebagai kelanjutannya.

Meskipun sudah beda keluarga yang diceritakan, namun masih berasal dari paranormal sama sebagai sumbernya.

Latar waktu terkait movie ini berada pada tahun 1977 dan juga lokasinya berbeda dari sebelumnya. Gangguan dari makhluk halus terkutuk masih saja menghantui keluarga demi menjadi tumbal oleh setan.

Sekuel kedua ini sudah pasti juga menarik untuk ditonton karena sangat seram suasana filmnya.

Annabelle (2014)

annabelle - film hantu

Sutradara: John R. Leonetti Pemain: Annabelle Wallis, Ward Horton, Alfre Woodard, Tony Amendola Durasi: 98 menit

Salah satu cabang dari sekuel Conjuring yang dihadirkan sebagai penguat inti movie utama sesuai alurnya. Anabelle diceritakan sebagai sebuah boneka dengan kandungan roh jahat memiliki tujuan mencari seorang tumbal.

Movie rilisan tahun 2014 ini ternyata berlatar belakang pada tahun 1967 dalam cerita filmnya.

Banyak jumpscare yang membuat para penonton terkaget karena pergerakan boneka secara mendadak menjadi hantu. Pastinya, seluruh adegan sangat menarik dan membawa kesan horror sangat kental kepada para pemirsa.

Jadi, tidak dipungkiri bahwa sebuah boneka sekalipun bisa memiliki kesan seram dan mencekam layaknya pembunuh.

Annabelle: Creation (2017)

annabelle creation

Sutradara: David F. Sandberg Pemain: Stephanie Sigman, Talitha Bateman, Anthony LaPaglia, Miranda Otto Durasi: 110 menit

Cerita Anabelle ternyata berlanjut tentang adanya sekuel lanjutan membahas bagaimana awal mula boneka tersebut terbentuk. Dalam film hantu keduanya ini, tentu saja mengalami alur waktu mundur pada tahun 1955.

Ceritanya berlatar belakang tentang sebuah keluarga setelah kehilangan anaknya akibat tertabrak mobil di jalan.

Karena trauma dari orang tua, supaya rumah ramai maka diadakan tempat penampungan anak panti asuhan. Namun alurnya ternyata semakin menjadi seram karena salah satu anak tersebut diincar oleh hantunya.

Maka, mulailah adegan menakutkan yang akan membahas tentang terwujudnya hantu Annabelle sebagai boneka terkutuk.

The Nun (2018)

the nun - film hantu conjuring universe

Sutradara: Corin Hardy Pemain: Demian Bichir, Taissa Farmiga, Jonas Bloquet Durasi: 96 menit

Seperti yang telah diketahui, The Nun adalah wujud dari makhluk halus utama dalam sekuel Conjuring. Pasti terdapat sangkut pautnya antara hantu tersebut ke film lain demi meningkatkan ikatan ceritanya.

Pada movie ini, akan dijelaskan bagaimana The Nun bisa menjadi hantu yang sangat menyeramkan.

Awalnya ternyata berlatar belakang pada sebuah gereja tua dengan beberapa jumlah pelayan perempuan di dalamnya. Kisah horror semakin terbentuk karena ada banyaknya kejanggalan serta kemunculan setan yang sangat jahat.

Dari situlah, mulai terwujud alur film hantu dari cabang Conjuring yang dibuat James Wan.

Annabelle Comes Home (2019)

annabelle comes home

Sutradara: Gary Dauberman Pemain: McKenna Grace, Madison Iseman, Katie Sarife, Vera Farmiga, Patrick Wilson Durasi: 106 menit

Kelanjutan dari film horror Annabelle ternyata sudah berlanjut hingga seri ketiga karena banyak review positif.

Terlebih lagi, latar belakang kisah seramnya juga sudah sejak lama diperbincangkan oleh banyak orang.

Hal inilah menjadi faktor utama mengapa muncul movie ketiga ketika boneka di rumah paranormal.

Sejak kehadiran boneka terkutuk tersebut ke rumah paranormal, mulai ada banyak gangguan bersifat supra natural. Padahal, terdapat banyak barang keramat lainnya yang juga serupa seperti Annabelle karena ada rohnya.

Dari dalam rumah paranormal pada tahun 1972 tersebut mulai terjadi fenomena aneh dan menyeramkan.

The Curse of La Llorona (2019)

the curse of la llorna - conjuring universe

Sutradara: Michael Chaves Pemain: Linda Cardellini, Raymond Cruz, Patricia Velasquez, Riman Christou Durasi: 93 menit

Terdapat salah satu cabang dari film hantu karya James Wan namun jaraknya sedikit lebih jauh.

Terutama dalam urusan ceritanya, kurang ada sangkut paut yang jelas meskipun termasuk film Conjuring Universe.

Namun hal ini bukan berarti movie The Curse of La Llorona mendapatkan nilai buruk.

Kamu akan dibawa ke suasana tahun 1973 di mana ada sebuah keluarga mendapatkan terror hantu. Ancaman tersebut ternyata dari makhluk dengan sebutan nama La Llorona ingin menculik semua anak-anak.

Demi melindungi keluarganya, peran ayah dan ibu berupaya maksimal supaya anaknya tidak diculik iblis.

The Conjuring: The Devil Made Me Do It (2021)

trailer the conjuring - the devil made me do it

Sutradara: Michael Chaves Pemain: Patrick Wilson, Vera Farmiga, Ruairi O’Connor, Sarah Catherine Hook Durasi: TBA

Film ini juga dikenal sebagai The Conjuring 3. Karena memang memiliki kelanjutan cerita dari film utamanya The Conjuring dan The Conjuring 2.

Dalam film ini diceritakan Ed dan Lorraine Warren harus membantu seseorang yang mengaku kerasukan setan saat ia melakukan pembunuhan.

Alhasil dia sendiri tidak sadar telah melakukan tindakan kejam tersebut.

Begitulah setidaknya sedikit sinopsis yang menjelaskan tentang seperti apa movie seram dengan kaitan secara erat. Hal tersebut memang ditujukan oleh sutradara sebagai produser untuk membuat sebuah universe tentang perhantuan.

Semua cerita filmnya akan mengantarkan kamu supaya fokus pada alur utama yaitu sekuel film Conjuring universe.

Bagi kamu penikmati movie dengan genre horror, pasti sangat suka karena rekomendasi sudah terbukti kualitasnya. Dalam satu dekade terakhir, karya milik James Wan selalu masuk nominasi genre horror terbaik.

Dengan begitu, tidak diragukan lagi bahwa semua film hantu di atas patut segera ditonton.

***

Dapatkan informasi, review, dan rekomendasi film terbaru hanya di menonton.id. Jangan lupa untuk follow Twitter, Instagram, Facebook dan subscribe YouTube channel menonton.id untuk informasi terbaru seputar dunia film.

Daftar 5 Film India Terbaru yang Sayang Jika Dilewatkan

Keberadaan referensi film india terbaru ternyata mampu meraih pasar internasional dan mencari peminatnya secara berlimpah. Movie garapan Bollywood ini ternyata mampu memberikan sajian cerita menarik untuk disuguhkan kepada penonton.

Pada umumnya, drama yang disajikan sangat cocok bagi para peminat dari kalangan warga indonesia.

Sembari berjalannya waktu, ternyata memang benar bahwa keberadaan movie dari negara india semakin diminati masyarakat. Maka, perlu adanya rekomendasi terkini supaya para penikmat film tidak kesulitan mencari informasi terbaru.

Demi memberikan data akurat, maka setidaknya movie dari dua tahun terakhir saja yang direkomendasikan.

Apabila kamu salah satu penikmati film segala genre dari Bollywood, pastinya sangat cocok dengan referensinya. Kita akan menjelaskan sinopsis dari daftar movie supaya mudah dipahami dan tertarik sebelum menonton.

Jadi, langsung saja masuk ke pembahasan list pertama hingga terakhir demi menemukan movie terbaiknya.

5 film India terbaru

Tanhaji: The Unsung Warrior (2020)

tanhaji - the unsung warrior

Sutradara: Om Raut Pemain: Ajay Devgn, Saif Ali Khan, Kajol, Sharad Kelkar Genre: Historical Action Durasi: 135 menit

Referensi pertama langsung dimulai dari film india terbaru keluaran tahun 2020 dengan genre peperangan kerajaan.

Judul dari film tersebut adalah Tanhaji: The Unsung Warrior yang memiliki latar belakang kerajaan.

Alur ceritanya berkisah tentang negara india zaman dahulu dalam perebutan kekuasaan terkait suatu wilayah.

Latar cerita di masa lampau seperti ini, tentu saja mampu dibalut dengan animasi zaman sekarang.

Maka, sudah pasti tetap mampu memanjakan mata para penonton supaya tidak bosan saat menikmatinya.

Movie tersebut diperankan oleh aktor ternama yaitu Ajay Devgan sebagai karakter utama seorang pejuang.

Pada saat di medan peran, jumlah pasukan lebih sedikit daripada musuh yang hendak dihadapi.

Namun berkat kehebatan karakter utamanya, maka seluruh musuh dapat dikalahkan dengan mudah disertai berbagai drama.

Demi membuat cerita lebih kuat, aksi menawan menjadi suguhan hebat sebagai adegan andalan aktornya.

Dia (2020)

dia - film india terbaru

Sutradara: K S Ashoka Pemain: Prithvi Ambar, Dheekshith Shetty, Khushi Ravi, Pavithra Lokesh Genre: Romantic Drama Durasi: 136 menit

Rekomendasi film india terbaru yang kedua berjudul Dia yang sempat rilis pada bulan Februari 2020.

Sebelum pandemi corona menyebar ke seluruh dunia, movie tersebut sempat ditayangkan di layar bioskop.

Bintang utama dari film romantis tersebut adalah tiga aktor ternama dari Bollywood untuk berperan.

Cerita dari movie tersebut mengangkat tema drama romantis tentang kehidupan seorang wanita sedang jatuh cinta.

Akan tetapi bagi seorang perempuan, pasti tidak mudah untuk mengungkapkan perasaan terhadap lawan jenisnya.

Hingga akhirnya butuh waktu lama hingga mencapai tiga tahun supaya Rohith memahami perasaan Dia.

Namun tidak hanya kisah cinta saja yang sulit diungkapkan, terdapat drama lain sebagai bumbu ceritanya.

Terjadi suatu kecelakaan menimpa wanita tersebut sehingga membuat alurnya semakin menarik dan terasa mendebarkan.

Movie ini akan memberikan banyak pelajaran hidup tentang berbagai kejutan dan berbagai kemungkinan dadakan.

Jawaani Jaaneman (2020)

jawaani jaaneman

Sutradara: Nitin Kakkar Pemain: Saif Ali Khan, Tabu, Alaya Furniturewala, Kubbra Sait Genre: Comedy Drama Durasi: 115 menit

Menurut referensi para pecinta Bollywood, Jawaani Jaaneman menjadi salah satu film india terbaru dan terbaik.

Tentu saja ada berbagai faktor dan latar belakang sehingga membuat movie tersebut sangat dinantikan.

Terutama karena adanya pemeran utama dari mantan suami aktris terkenal india yaitu Kareena Kapoor.

Film yang dibintangi oleh aktor terkenal Saif Ali Khan mengusung tema cukup unik di masyarakat. Bermula dari seorang playboy yang sudah menginjak usia tidak muda lagi yaitu 40 tahun.

Dalam masa pencarian cinta sejatinya, karakter utama bernama Jazz selalu bergonta-ganti wanita sebagai pasangannya.

Pada akhirnya, hatinya berhenti pada satu gadis yang mempunyai nama Tiya dan mampu mengubah kehidupannya. Ceritanya semakin menarik dan runyam berkat drama khas Bollywood sehingga membuat para penonton geregetan.

Maka, tidak dipungkiri bila nantinya akan ada kelanjutan spektakuler dari cinta antara kedua pemeran.

Malang (2020)

malang - film india terbaru

Sutradara: Mohit Suri Pemain: Anil Kapoor, Aditya Roy Kapur, Disha Patani, Kunal Khemu Genre: Romantic Action Thriller Durasi: 135 menit

Movie terbaru hasil karya sutradara Mohit Suri dengan judul Malang ternyata juga ditunggu banyak orang. Hanya dari sinopsis dan rincian siapa saja pemerannya, langsung diharapkan sebagai tontonan yang menarik.

Benar saja, film india terbaru ini mampu menjawab ekspektasi dari para penikmati movie Bollywood.

Alur cerita bermula dari latar belakang kehidupan yang sangat keras di balik jeruji penjara.

Kerasnya kehidupan yang dialami oleh pemeran utama, ternyata mampu membuat adegan kisah cinta sebagai pelipurnya.

Namun tentunya terdapat suatu fenomena menunjukkan bahwa drama cinta membiru karena muncul berbagai konflik.

Sembari terjadinya konflik antara Advait dan Sara, ternyata juga adanya fakta bahwa terdapat hasil kehamilan.

Film berjudul Malang sudah pasti menarik karena banyak artis populer india sebagai pemeran utama.

Jadi, nantinya pasti selalu seru karena selalu dipenuhi adegan aktor dan aktris papan atas.

Dil Bechara (2020)

dil bechara - film india terbaru

Sutradara: Mukesh Chhabra Pemain: Sushant Singh Rajput, Sanjana Sanghi, Sahil Vaid, Saswata Chatterjee Genre: Coming-of-age Romance Durasi: 101 menit

Ketika sedang berjuang mengalami kerasnya kehidupan, ternyata ada sepasang kekasih yang ingin mengalahkan suatu penyakit.

Melalui film india terbaru dengan judul Dil Bechara, keduanya akan berperan demi melawan penyakitnya.

Sepasang kekasih tersebut tidak akan kenal kata menyerah sebelum berhasil mengalahkan penyakit yang diderita.

Meskipun sudah divonis hidupnya tidak akan lama lagi, namun tetap saja mereka berjuang semaksimal mungkin.

Hanya berbekal rasa bahagia, cinta, dan pemikiran positif akan membantu hidupnya mampu berlanjut lama.

Namun tetap saja penyakit mematikan tersebut mampu merenggut kesehatan dan tubuh pengidap seiring waktu.

Film ini mengandung unsur emosional yang sangat tinggi sehingga mampu membuat para penonton ikut sedih.

Maka tidak dipungkiri apabila nantinya kamu juga berderai air mata sepanjang film tersebut berlangsung.

Hasil akhirnya bisa dicari sendiri seperti apa ending cerita cinta di antara sepasang kekasih tersebut.

Melalui lima rekomendasi yang telah dijelaskan, pastinya bisa menjadi tontonan fresh karena masih baru.

Kamu akan disuguhkan dengan model cerita unik dan belum pernah ada sebelumnya pada movie lainnya.

Dengan begitu, langsung saja coba menonton referensi film india terbaru sembari menghilangkan rasa bosan.

***

Dapatkan informasi, review, dan rekomendasi film terbaru hanya di menonton.id. Jangan lupa untuk follow Twitter, Instagram, Facebook dan subscribe YouTube channel menonton.id untuk informasi terbaru seputar dunia film.

7 Film Komedi Indonesia yang Bisa Bikin Ketawa Bareng Keluarga

Pada era 1980-an, film komedi Indonesia didominasi oleh aksi dari komedian kawakan Dono, Kasino, dan Indro yang tergabung dalam grup lawak legendaris Warkop DKI. Selang dua dekade berikutnya, memasuki tahun 2000-an industri perfilman Indonesia semakin menggeliat dengan karya-karya sineas dalam negeri yang kian berkualitas.

Berbagai genre dengan cerita yang lebih variatif pun bermunculan. Salah satu genre film yang kerap menyedot penonton adalah drama komedi. Aksi kocak dari para pemain yang mengundang tawa adalah hiburan tersendiri bagi para pecinta movie.

Hal ini membuat para sineas berlomba melahirkan karya terbaru yang lebih segar dan kreatif.

Beberapa nama seperti Raditya Dika dan Ernest Prakasa yang meraih popularitas lewat stand up comedy turut meramaikan jagad dunia hiburan khususnya film komedi. Karya komedi yang berkualitas tentu mendapat sambutan hangat dari publik.

Kalau kamu penasaran apa saja film komedi Indonesia yang bagus, berikut ini deretan judulnya.

Daftar film komedi Indonesia yang bisa ditonton bareng keluarga

Cek Toko Sebelah (2016)

cet toko sebelah

Sutradara: Ernest Prakasa Pemain: Ernest Prakasa, Dion Wiyoko, Chew Kinwah, Adinia Wirasti, Gisella Anastasia, Tora Sudiro Durasi: 98 menit

Cek Toko Sebelah adalah drama komedi besutan stand up comedian ternama, Ernest Prakasa. Disini Ernest juga turut terlibat memainkan salah satu karakter, yaitu Erwin.

Cek Toko Sebelah berkisah tentang keluarga keturunan tionghoa terdiri dari sang ayah yang bernama Koh Afuk beserta dua putranya, Yohan dan Erwin.

Ernest mengangkat konflik keluarga dimana sang ayah yang semakin menua lebih memilih anak keduanya sebagi pengelola toko kelontong miliknya ketimbang si sulung.

Namun si anak kedua juga memiliki konflik dengan dirinya sendiri. Meskipun penuh drama, Cek Toko Sebelah juga menghadirkan cerita lucu dari para aktor yang bertingkah jenaka.

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1 & 2 (2016 – 2017)

warkop dki reborn part 1

Sutradara: Anggy Umbara Pemain: Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, Tora Sudiro, Indro Warkop, Hannah Al Rasyid, Ence Bagus Durasi: 95 menit & 110 menit

Film komedi Indonesia terbaik lainnya yaitu Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos. Sesuai judulnya, film ini seolah mengajak para penonton untuk bernostalgia menyaksikan tingkah konyol Dono, Kasino, dan Indro di era modern.

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos melibatkan aktor-aktor andal seperti Tora Sudiro (Indro), dan Abimana Aryasatya (Dono), dan Vino G. Bastian (Kasino).

Ketiganya bertindak sebagai petugas keamanan yang selalu bertingkah konyol sehingga berujung pada berbagai macam kegagalan. Namun layaknya belut, mereka selalu lolos dari pemecatan.

Rilis pada tahun 2016, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos mendapat sambutan meriah dari publik. Tidak berapa lama kemudian dirilis juga 2 sekuelnya.

My Stupid Boss (2016)

my stupid boss - film komedi indonesia

Sutradara: Upi Avianto Pemain: Bunga Citra Lestari, Reza Rahadian, Alex Abbad, Chew Kinwah, Bront Palarae, Melissa Karin Durasi: 108 menit

Duet Reza Rahadian (Bossman) dan Bunga Citra Lestari (Diana) memang tidak pernah gagal memuaskan para pecinta sinema. Keduanya menjadi pemeran utama dalam salah satu film komedi Indonesia terlucu, My Stupid Boss.

My Stupid Boss bercerita tentang Bossman, seorang bos perusahaan, yang suka bertingkah sesuka hati. Perusahaan yang ia pimpin tidak memiliki manajemen yang jelas sehingga pegawainya sering sial.

Salah satu yang kerap sial sebab ulah sang bos adalah Diana, sekretaris baru di perusahaan tersebut. Film ini membuat penonton terpingkal karena aksi para pemain.

Berkat kelucuannya, My Stupid Boss memenangkan beberapa penghargaan di Festival Film Indonesia.

Hangout (2016)

hangout - film komedi indonesia

Sutradara: Raditya Dika Pemain: Raditya Dika, Prilly Latuconsina, Soleh Solihun, Titi Kamal, Mathias Muchus Durasi: 110 menit

Tidak seperti film garapan Raditya Dika sebelum-sebelumnya, Hangout ada pada jalur genre thriller-komedi. Genre ini memang jarang ditemui, oleh karena itu Hangout menjadi cukup menarik.

Hangout mengisahkan perjalanan sembilan public figure di sebuah pulau. Tanpa disangka, salah satu dari mereka yaitu Mathias Muchus meninggal di malam pertama.

Hari-hari berikutnya, satu demi satu dari mereka terbunuh dengan mengenaskan. Ini menyebabkan saling tuduh diantara mereka yang tersisa.

Meskipun terdapat peristiwa kematian yang sedikit gore, namun bukan Raditya Dika namanya jika tidak mampu menyelipkan humor-humor jenaka di dalamnya.

Sehingga menjadikan Hangout sebagai satu dari film komedi Indonesia terbaik.

The Wedding & Bebek Betutu (2015)

the wedding & bebek betutu

Sutradara: Hilman Mutasi Pemain: Tora Sudiro, Aming, Sogi Indra Dhuaja, Tike Priatnakusumah, Ence Bagus, Mieke Amalia Durasi: 109 menit

Dirilis pada tahun 2015, The Wedding & Bebek Betutu menghadirkan lawakan klasik yang segar. Kalau kamu aktif mengikuti program televisi komedi di awal 2000an, tentu tidak akan asing dengan para pemainnya.

The Wedding & Bebek Betutu seolah menjadi ajang reuni bagi para pemain Extravaganza, program TV populer yang penuh lawakan.

Kisah penyelamatan para staff hotel atas sebuah pesta pernikahan ini diisi oleh cast-cast kocak seperti Tora Sudiro, Aming, Ronald Surapradja, Tike Priyatnakusuma, Indra Birowo, Ananda Omesh, dan masih banyak lagi.

Kehadiran mereka di layar lebar seolah mengobati kerinduan penonton yang haus dengan film komedi Indonesia berkualitas.

Susah Sinyal (2017)

susah sinyal

Sutradara: Ernest Prakasa Pemain: Adinia Wirasti, Ernest Prakasa, Aurora Ribero, Refal Hady, Valerie Thomas Durasi: 110 menit

Satu lagi film garapan komika Ernest Prakasa yang tidak boleh diremehkan kualitasnya, yaitu berjudul Susah Sinyal. Susah Sinyal bercerita tentang kisah Ellen, ibu satu anak yang juga seorang pengacara super sibuk.

Namun karena kesibukannya, sang anak yang bernama Kiara lebih dekat dengan neneknya. Selepas kepergian sang nenek, Kiara mengalami guncangan jiwa sehingga Ellen perlahan mulai berubah.

Tapi karena suatu masalah di pekerjaannya, Ellen mengingkari janji untuk melihat pertunjukan Kiara yang sudah dipersiapkan. Film bergenre drama komedi ini dimainkan beberapa nama beken seperti Adinia Wirasti, Ernest Prakasa, Aurora Ribero, dan lainnya.

Ngenest (2015)

ngenest - film komedi indonesia

Sutradara: Ernest Prakasa Pemain: Ernest Prakasa, Kevin Anggara, Lala Karmela, Morgan Oey, Brandon Salim Durasi: 95 menit

Ernest Prakasa membuktikan diri bahwa ia memang sutradara sekaligus penulis yang patut mendapatkan apresiasi karena karya-karyanya. Lewat film komedia Indonesia buatannyaberjudul Ngenest, ia menceritakan kisah hidupnya sendiri yang merupakan seorang keturunan tionghoa.

Dilahirkan sebagai keturunan Tionghoa ternyata membuatnya menjadi korban bullying. Akhirnya ia berjanji agar suatu saat menikahi pribumi asli supaya anaknya tidak mengalami apa yang ia alami.

Film ini membawa issue etnisitas yang ternyata banyak dirasakan oleh sebagian masyarakat. Meskipun mengangkat issue cukup serius, Ngenest tetap dibalut suasana komedi yang mengundang tawa.

Komedi adalah hal yang selalu disukai banyak orang karena membuat kita lebih rileks dalam menjalani kehidupan. Drama komedi di Indonesia semakin beragam dan berkualitas.

Permasalahan hidup yang berat terkadang dapat sedikit terlupakan dengan menonton film komedi Indonesia.

***

Jangan lewatkan beragam trailer, rekomendasi, dan review film terbaru hanya di menonton.id. Follow juga Twitter, Instagram, dan Facebook untuk informasi terbaru seputar dunia entertainment.

7 Film Indonesia 2020 Terbaik Selain Perempuan Tanah Jahanam

Deretan film Indonesia 2020 terbaik menyuguhkan jalan cerita yang menarik untuk kamu. Memang aktivitas menonton ini menjadi sebuah kebiasaan yang tidak dapat ditinggalkan. Kalangan muda maupun dewasa bahkan menjadikannya sebagai rutinitas di saat jenuh dengan berbagai akitvitas sehari-hari.

Para produser dan sutradara di tanah air sendiri bersaing ketat dalam memproduksi film. Sehingga para penonton dapat merasakan sensasi jalan cerita yang menarik dan berbeda dari film lainnya. Film terbaik biasanya mampu menguras emosi para penontonnya.

Tahun 2020 memang menjadi tantangan bagi perfilman di tanah air. Apalagi dengan adanya wabah pandemi Covid-19 yang mengakibatkan penundaan penayangan beberapa film. Namun jangan khawatir karena kamu masih dapat menyaksikan 7 film Indonesia 2020 terbaik berikut ini.

Film Indonesia terbaik 2020 selain Perempuan Tanah Jahanam

Perempuan Tanah Jahanam atau Impetigore memang berhasil menyabet berbagai gelar dalam dan luar negeri.

Kualitasnya yang baik patut diacungi jempol karena memang sangat menghibur sekaligus juga menakutkan dan menyeramkan.

Tapi, ada juga beberapa film lain yang bisa kamu tonton. Berikut ini adalah beberapa film Indonesia 2020 yang tidak boleh dilewatkan.

Film Guru-Guru Gokil yang Diperankan Gading Marten

guru-guru gokil

Sutradara: Sammaria Simanjuntak Pemain: Gading Marten, Dian Sastrowardoyo, Faradina Mufti, Boris Bokir Durasi: 101 menit

Tahun 2020 dihiasi dengan segudang film yang menarik untuk ditonton. Bahkan sebagian film dikemas dengan nuansa edukatif yang tinggi. Seperti salah satunya adalah Guru-Guru Gokil. Film tersebut merupakan garapan dari Base Entertainment yang ekslusif tayang di salah satu platform streaming ternama, Netflix.

Pemain utama film 2020 Guru-Guru Gokil yaitu Gading Marten. Guru-Guru Gokil menceritakan seorang yang taat. Pemain utamanya harus pulang kampung karena kehabisan uang. Untuk mendapatkan pekerjaan Gading memilih menjadi seorang guru. Sayangnya profesi tersebut adalah pekerjaan yang tidak pernah disukai oleh Gading sejak kecil.

Film Mekah Iโ€™m Coming Dimainkan oleh Rizky Nazar

mekah i'm coming - film indonesia 2020

Sutradara: Jeihan Angga Pemain: Rizky Nazar, Michelle Ziudith, Jennifer Coppen, Ephy Pae, Ria Irawan Durasi: 93 menit

Film Mekah Iโ€™m Coming memang dirilis pada tahun lalu. Namun film tersebut kembali booming pada tahun 2020. Tahukah kamu film yang dibintangi oleh Rizky Nazar dan Michelle Ziudith tersebut menjadi debut sutradara ternama yaitu Jeihan Angga.

Mekah Iโ€™m Coming mengisahkan lelaki bujang yang memiliki cara unik dalam melamar sang pujaan hati. Jalan ceritanya berbeda dengan pria umumnya. Rupanya sang sutradara memberikan sudut pandang yang berbeda dalam mengemas kisah percintaan kedua pemain utama.

Pemain utamanya pada akhirnya melamar dengan menunaikan ibadah haji. Sayangnya ia justru tertipu oleh agen haji bodong. Kisah pemuda tersebutlah yang menjadikannya sebagai film Indonesia 2020 terbaik. Ingin tahu bagaimana kelanjutannya? Kamu bisa menontonnya untuk melihat akhir dari perjuangan pemuda tersebut.

Film Teman Tapi Menikah 2 yang Dimainkan Adipati Dolken

teman tapi menikah

Sutradara: Rako Prijanto Pemain: Adipati Dolken, Mawar Eva de Jongh, Vonny Cornellya, Sari Nila Durasi: 100 menit

Apakah kamu adalah salah satu penggemar aktor Adipati Dolken? Jangan khawatir karena Adipati Dolken muncul lewat film berjudul Teman Tapi Menikah 2. Film sekaligus drama ini merupakan adaptasi dari novel di tahun 2018 silam. Film tersebut sukses bersaing dengan rivalnya yaitu Dilan.

Film Indonesia 2020 terbaik tersebut disutradarai oleh Rako Prijanto. Menariknya sang sutradara tersebut juga memproduksi judul sebelumnya. Dalam drama film tersebut kamu akan dibawa ke dalam kisah pasangan muda bernama Ditto dan Ayu. Namun perjalanan rumah tangganya menjadi rumit saat Ayu hamil.

Teman Tapi Menikah 2 relevan dengan perjalanan cinta pasangan yang baru menikah pada umumnya. Biasanya problematika tersebut muncul dan dirasakan oleh setiap pasangan muda. Apalagi chemistry antara Adipati Dolken dan Mawar Eva de Jongh membuatmu semakin terhibur.

Film Mudik yang Diperankan Putri Ayudya

mudik - film indonesia 2020

Sutradara: Adriyanto Dewo Pemain: Asmara Abigail, Putri Ayudya, Ibnu Jamil, Yoga Pratama Durasi: 93 menit

Film Indonesia 2020 terbaik selanjutnya yaitu Mudik. Istilah mudik merupakan aktivitas sekaligus tradisi bagi kalangan yang merantau. Mudik diartikan sebagai tradisi pulang ke tanah kelahiran setelah bertahun-tahun lamanya merantau. Berbekal tradisi tersebut Adriyanto Dewo membuat film dengan judul Mudik.

Menariknya sebelum resmi ditayangkan di tanah air film tersebut sudah lebih dulu diikutkan ke berbagai festival. Film Mudik diperankan oleh Ibnu Jamil, Putri Ayudya, Yoga Pratama dan Asmara Abigail. Nuansa problematika rumah tangga juga akan kamu lihat di dalamnya.

Film Mudik mengisahkan pasangan suami istri yang memutuskankan pulang kampung untuk mendapatkan solusi permasalahan rumah tangga mereka. Siapa sangka garapan Adriyanto Dewo masuk ke dalam nominasi Film Panjang Terbaik dalam Festival Film Indonesia tahun 2020.

Film Sejuta Sayang Untuknya yang Diperankan Syifa Hadju

sejuta sayang untuknya

Sutradara: Herwin Novianto Pemain: Syifa Hadju, Deddy Mizwar, Umay Shahab, Ozzol Ramdan Durasi: 97 menit

Film Indonesia 2020 terbaik yang bisa kamu tonton selanjutnya yaitu Sejuta Sayang Untuknya. Film ini diperankan oleh para pemain lintas generasi. Seperti artis muda Syifa Hadju dan aktor kawakan Deddy Mizwar. Sejuta Sayang Untuknya disutradarai langsung oleh Herwin Novianto.

Drama film ini mengisahkan perjuangan seorang ayah yang diperankan oleh Dedy Mizwar. Pria tua tersebut berusaha keras untuk menghidupi anak semata wayangnya bernama Gina. Dalam sinopsisnya ada banyak adegan yang menguras air mata para penontonnya.

Meski nuansa yang ada di dalamnya mirip layaknya sinetron namun tetap saja banyak pelajaran yang diambil dari film Sejuta Sayang Untuknya. Bahkan berkat kegigihan para pemain dan sang sutradara film tersebut mendapat predikat terbaik di tahun 2020.

Film Sabar Ini Ujian Diperankan Vino G. Bastian

sabar ini ujian

Sutradara: Anggy Umbara Pemain: Vino G. Bastian, Luna Maya, Omesh, Estelle Linden Durasi: 126 menit

Nama aktor Vino G. Bastian pastinya sangat familiar bagi penggemar film maupun FTV. Selain berwajah tampan Vino juga mempunyai talenta yang bagus saat bermain film. Tidak heran bakatnya tersebut mengantarkannya menjadi seorang aktor yang populer hingga saat ini.

Salah satu film Indonesia 2020 terbaik yang diperankan Vino adalah Sabar Ini Ujian. Film tersebut sukses berkat arahan Anggy Umbara. Selain itu akting Vino G. Bastian yang super sempurna membuat banyak penonton terpana. Apalagi saat menyaksikannya beradu bakat dengan lawan mainnya.

Film Sabar Ini Ujian mengisahkan seorang pemuda bernama Sabar yang harus menghadiri pesta pernikahan sang mantan. Dalam film ini Sabar justru terjebak ke dalam momen yang sama berulang kali. Hingga akhir cerita Sabar terus mencari jalan keluar agar tidak terjebak ke dalam time loop tersebut.

Film Abracadabra yang Dibintangi Reza Rahardian

abracadabra - film indonesia 2020

Sutradara: Faozan Rizal Pemain: Reza Rahadian, Butet Kertaradjasa, Salvita Decorte, Ence Bagus Durasi: 86 menit

Film berjudul Abracadabra juga sukses di tahun ini. Film tersebut dibintangi oleh aktor Reza Rahardian. Memang film yang satu ini menjadi opening pada ajang JAFF di tahun lalu. Namun pada akhirnya dirilis di bioskop tahun 2020.

Film ini menceritakan kisah seorang bernama lukman yang menjadi Grandmaster Magician. Dalam pertunjukan terakhirnya ia justru menghilangkan anak di dalam sebuah kotak. Kejadian tersebut membuatnya dikejar polisi. Kamu bisa melihat perjualangan Reza Rahardian mengatasi permasalahan tersebut lewat film Indonesia 2020 terbaik berjudul Abracadabra.

***

Jangan ketinggalan untuk baca review, trailer, dan rekomendasi film terbaru di menonton.id. Follow juga Twitter, Instagram, dan Facebook untuk dapatkan informasi terbaru seputar dunia entertainment.

25 Film Kartun Terbaik untuk Ditonton Bersama Keluarga

Film kartun selalu punya tempat spesial sebagai tontonan keluarga. Visualnya menarik, ceritanya mudah diikuti, karakternya menyenangkan, dan banyak film kartun terbaik punya pesan yang bisa dinikmati anak-anak maupun orang dewasa. Itulah kenapa film kartun sering jadi pilihan aman untuk akhir pekan, liburan, atau momen santai bersama keluarga.

Tapi jangan salah, film kartun bukan cuma tontonan anak-anak. Banyak film animasi terbaik justru punya cerita yang sangat dalam. Ada yang membahas keluarga, kehilangan, persahabatan, keberanian, lingkungan, identitas, rasa takut, sampai proses tumbuh dewasa. Bedanya, semua itu disampaikan lewat dunia yang penuh warna, karakter lucu, dan petualangan yang terasa lebih ringan.

Istilah โ€œfilm kartunโ€ sendiri sering dipakai secara luas di Indonesia untuk menyebut film animasi. Dalam artikel ini, fokusnya adalah film kartun atau film animasi yang relatif cocok untuk ditonton keluarga. Jadi, daftar ini lebih banyak berisi film dari Disney, Pixar, DreamWorks, Aardman, Laika, dan beberapa animasi populer lain.

Beberapa film anime Jepang memang sangat bagus, tapi untuk artikel ini kita tidak akan terlalu banyak memasukkannya agar tidak bentrok dengan artikel khusus film anime Jepang. Selain itu, beberapa anime seperti Akira, Ghost in the Shell, atau Grave of the Fireflies memang penting secara sinema, tapi tidak semuanya cocok untuk ditonton santai bersama anak-anak. Karena kalau niatnya family movie night lalu tiba-tiba masuk trauma perang dan cyberpunk eksistensial, itu bukan bonding, itu eksperimen sosial.

Daftar Cepat Film Kartun Berdasarkan Mood

Mood MenontonRekomendasi Film
Film kartun Disney klasikSnow White and the Seven Dwarfs, Pinocchio, Beauty and the Beast, The Lion King
Film kartun PixarToy Story, Finding Nemo, The Incredibles, Ratatouille, Inside Out, Coco
Film kartun lucuShrek, The LEGO Movie, Chicken Run, Shaun the Sheep Movie
Film kartun petualanganHow to Train Your Dragon, Moana, Spider-Man: Into the Spider-Verse
Film kartun menyentuhUp, Coco, The Iron Giant, My Life as a Zucchini
Film kartun stop-motionChicken Run, Fantastic Mr. Fox, Kubo and the Two Strings, Shaun the Sheep Movie

Rekomendasi film kartun terbaik yang bisa kamu tonton bersama keluarga

1. Snow White and the Seven Dwarfs (1937)

snow white and the seven dwarfs - menonton.id (17)

Snow White and the Seven Dwarfs adalah salah satu film kartun paling penting dalam sejarah animasi. Film ini menjadi film animasi panjang pertama dari Disney dan membuka jalan bagi perkembangan film animasi layar lebar modern.

Ceritanya mengikuti Snow White, putri muda yang melarikan diri dari ibu tirinya yang iri dan jahat. Di hutan, ia bertemu tujuh kurcaci yang kemudian menjadi sahabat dan pelindungnya.

Kalau ditonton hari ini, gaya ceritanya mungkin terasa sangat klasik. Namun, pengaruh film ini tidak bisa diabaikan. Visualnya, musiknya, karakter kurcacinya, dan struktur dongengnya membentuk fondasi banyak film Disney setelahnya.

Sebagai film kartun keluarga, Snow White and the Seven Dwarfs cocok untuk memperkenalkan anak-anak pada animasi klasik. Film ini sederhana, musikal, dan punya nuansa dongeng yang kuat. Ya, beberapa elemennya terasa sangat zaman dulu, tapi namanya juga film 1937. Bahkan internet saja belum sempat merusak peradaban saat itu.

2. Pinocchio (1940)

pinocchio - menonton.id (16)

Pinocchio adalah film Disney klasik tentang boneka kayu yang ingin menjadi anak laki-laki sungguhan. Dibuat oleh Geppetto, Pinocchio harus belajar tentang kejujuran, keberanian, dan hati nurani dalam perjalanannya menjadi manusia.

Film ini punya banyak momen ikonik, termasuk Jiminy Cricket sebagai suara hati Pinocchio dan lagu โ€œWhen You Wish Upon a Starโ€ yang kemudian menjadi sangat identik dengan Disney.

Yang membuat Pinocchio menarik adalah pesannya yang sederhana tapi kuat. Film ini mengajarkan bahwa menjadi โ€œanak baikโ€ bukan hanya soal terlihat hidup, tetapi soal membuat pilihan yang benar. Untuk ukuran film anak-anak, beberapa bagian film ini juga cukup gelap dan menyeramkan, terutama bagian Pleasure Island. Disney lama ternyata tidak selalu selembut yang kita ingat. Nostalgia memang suka melakukan filter Instagram pada trauma masa kecil.

Sebagai film kartun klasik, Pinocchio tetap layak ditonton karena punya kombinasi petualangan, moral, musik, dan imajinasi yang kuat.

3. Beauty and the Beast (1991)

beauty and the beast

Beauty and the Beast adalah salah satu film kartun Disney terbaik dari era Renaissance Disney. Ceritanya mengikuti Belle, perempuan muda yang cerdas dan suka membaca, yang terjebak di kastel milik Beast, pangeran yang dikutuk menjadi makhluk menyeramkan.

Film ini menarik karena tidak hanya mengandalkan kisah cinta dongeng. Belle adalah karakter yang punya rasa ingin tahu, keberanian, dan keinginan untuk hidup lebih luas dari lingkungan kecilnya. Beast juga punya perkembangan karakter yang jelas, dari sosok pemarah menjadi seseorang yang belajar memahami dan peduli pada orang lain.

Musiknya juga menjadi salah satu kekuatan terbesar film ini. Lagu-lagu seperti โ€œBelleโ€, โ€œBe Our Guestโ€, dan โ€œBeauty and the Beastโ€ membuat film ini terasa megah dan sangat memorable.

Sebagai film kartun keluarga, Beauty and the Beast cocok untuk kamu yang mencari animasi klasik dengan romance, fantasi, dan pesan tentang melihat seseorang lebih dari penampilan luarnya.

4. The Lion King (1994)

the lion king

The Lion King adalah salah satu film kartun Disney paling ikonik. Ceritanya mengikuti Simba, anak singa yang harus menghadapi kehilangan ayahnya, melarikan diri dari masa lalu, lalu belajar menerima tanggung jawab sebagai raja.

Film ini punya semua elemen film keluarga yang kuat: karakter lucu, musik memorable, konflik besar, villain ikonik, dan perjalanan kedewasaan yang emosional. The Lion King juga berhasil membahas tema berat seperti kematian, rasa bersalah, pengkhianatan, dan tanggung jawab dengan cara yang tetap bisa diterima anak-anak.

Simba menjadi karakter yang mudah diikuti karena ia bukan langsung menjadi pahlawan. Ia takut, kabur, menikmati hidup tanpa tanggung jawab, lalu perlahan belajar menghadapi masa lalunya.

Sebagai film kartun keluarga, The Lion King adalah pilihan hampir wajib. Film ini lucu, megah, menyentuh, dan masih terasa kuat meski sudah ditonton berkali-kali.

5. Toy Story (1995)

toy story series - menonton.id (5)

Toy Story adalah film animasi yang sangat penting karena menjadi film panjang pertama yang sepenuhnya dibuat dengan animasi komputer. Namun, kekuatannya bukan hanya soal teknologi. Ceritanya juga sangat bagus dan mudah disukai.

Film ini mengikuti Woody, mainan koboi kesayangan Andy, yang merasa posisinya terancam setelah kedatangan Buzz Lightyear, mainan astronaut baru yang belum sadar bahwa dirinya hanyalah mainan.

Dari premis sederhana itu, Toy Story membahas persahabatan, kecemburuan, identitas, dan rasa takut digantikan. Woody dan Buzz punya dinamika yang sangat kuat, dari rival menjadi sahabat.

Sebagai film kartun keluarga, Toy Story cocok untuk semua usia karena lucu, hangat, dan punya pesan emosional yang kuat. Pixar benar-benar membuka era baru animasi lewat film ini, lalu membuat banyak orang dewasa menangis pada film-film berikutnya. Sebuah tradisi yang tidak perlu tapi terus dilakukan dengan efektif.

6. The Iron Giant (1999)

iron giant

The Iron Giant adalah salah satu film kartun paling menyentuh dari akhir 1990-an. Ceritanya mengikuti Hogarth, anak laki-laki yang berteman dengan robot raksasa dari luar angkasa pada masa Perang Dingin.

Film ini punya nuansa petualangan anak-anak, sci-fi, dan drama persahabatan yang sangat kuat. Hubungan Hogarth dan robot raksasa menjadi pusat emosional cerita. Robot itu terlihat besar dan berbahaya, tetapi perlahan menunjukkan rasa ingin tahu dan kelembutan.

Yang membuat The Iron Giant begitu berkesan adalah pesannya tentang pilihan. Seseorang tidak harus menjadi apa yang orang lain takdirkan untuknya. Bahkan mesin perang pun bisa memilih menjadi pelindung.

Sebagai film kartun keluarga, The Iron Giant sangat direkomendasikan karena lucu, menyentuh, dan punya ending yang kuat. Kalau kamu belum pernah menontonnya, siapkan hati. Robot besar ini punya kemampuan menyerang perasaan manusia dengan sangat tidak adil.

7. Chicken Run (2000)

film kartun chicken run - menonton.id (12)

Chicken Run adalah film stop-motion dari Aardman Animations yang sangat lucu dan kreatif. Ceritanya mengikuti sekelompok ayam di peternakan yang berusaha kabur sebelum pemilik peternakan mengubah mereka menjadi pai ayam.

Premisnya terdengar absurd, tapi film ini bekerja dengan sangat baik karena humornya cerdas dan karakternya menyenangkan. Ada unsur film pelarian klasik, petualangan, komedi, dan teamwork yang membuat ceritanya terasa seru.

Ginger sebagai pemimpin para ayam menjadi karakter yang kuat karena ia tidak menyerah meski berkali-kali gagal. Sementara Rocky, ayam jantan yang datang dari luar, memberi dinamika komedi dan konflik dalam rencana mereka.

Sebagai film kartun keluarga, Chicken Run cocok untuk kamu yang ingin animasi lucu, unik, dan berbeda dari gaya Disney atau Pixar. Stop-motion-nya juga memberi tekstur visual yang khas dan hangat.

8. Shrek (2001)

shrek - Menonton.id

Shrek adalah film kartun DreamWorks yang mengubah cara banyak orang melihat dongeng animasi. Ceritanya mengikuti Shrek, ogre penyendiri yang harus menyelamatkan Princess Fiona demi mendapatkan kembali rawa tempat tinggalnya.

Yang membuat Shrek unik adalah caranya mengejek formula dongeng klasik. Pangeran tampan tidak selalu heroik, putri tidak selalu seperti yang terlihat, dan monster hijau yang kasar justru bisa menjadi karakter paling tulus dalam cerita.

Film ini lucu karena penuh parodi, referensi pop culture, dan karakter yang memorable. Donkey menjadi salah satu sidekick paling ikonik, sementara hubungan Shrek dan Fiona memberi pesan bahwa menerima diri sendiri lebih penting daripada memenuhi standar kecantikan dongeng.

Sebagai film kartun keluarga, Shrek masih sangat menghibur karena humornya bisa dinikmati anak-anak dan orang dewasa. Beberapa joke mungkin lebih terasa untuk penonton dewasa, tapi itulah sihir DreamWorks: menyelipkan lelucon yang membuat orang tua ikut bangun dari tidur sofa.

9. Spirited Away (2001)

spirited away

Spirited Away adalah salah satu film Jepang terbaik dan karya paling terkenal dari Studio Ghibli. Film ini mengikuti Chihiro, anak perempuan yang masuk ke dunia roh setelah orang tuanya berubah menjadi babi. Untuk menyelamatkan mereka, Chihiro harus bekerja di pemandian milik penyihir bernama Yubaba.

Film ini masuk daftar karena masih relatif aman sebagai tontonan keluarga, meski beberapa bagian mungkin terasa aneh atau sedikit menyeramkan untuk anak kecil. Dunia roh dalam Spirited Away penuh karakter unik, mulai dari Haku, No-Face, soot sprites, sampai dewa sungai yang misterius.

Yang membuat film ini luar biasa adalah perpaduan antara imajinasi, emosi, dan pesan tentang keberanian. Chihiro tumbuh dari anak yang takut menjadi sosok yang berani, sabar, dan penuh empati.

Sebagai film kartun keluarga, Spirited Away adalah pilihan yang sangat kuat untuk memperkenalkan penonton pada animasi Jepang. Tapi kalau kamu ingin daftar yang lebih fokus anime, kamu bisa lanjut ke artikel khusus film anime Jepang.

10. Finding Nemo (2003)

finding nemo - film kartun

Finding Nemo adalah film Pixar yang sangat populer dan emosional. Ceritanya mengikuti Marlin, ikan badut yang terlalu protektif, dalam perjalanan mencari anaknya, Nemo, yang tertangkap dan dibawa ke akuarium dokter gigi.

Film ini lucu, penuh petualangan, dan punya karakter pendukung yang sangat memorable, terutama Dory yang pelupa tapi sangat lovable. Namun, di balik semua humornya, Finding Nemo juga membahas ketakutan orang tua, keberanian anak, dan proses belajar untuk saling percaya.

Marlin harus belajar bahwa melindungi anak bukan berarti mengendalikan semua hal. Nemo juga belajar bahwa keterbatasan tidak selalu menghalangi keberanian.

Sebagai film kartun keluarga, Finding Nemo adalah salah satu pilihan terbaik karena punya humor, visual bawah laut yang indah, dan emosi yang kuat.

11. The Incredibles (2004)

film kartun the incredibles - menonton.id (10)

The Incredibles adalah film Pixar yang menggabungkan superhero, action, dan drama keluarga. Ceritanya mengikuti keluarga Parr, mantan superhero yang harus hidup sebagai orang biasa setelah aktivitas superhero dilarang. Namun, mereka kembali terseret ke konflik besar ketika ancaman baru muncul.

Yang membuat The Incredibles menarik adalah cara film ini memperlakukan superhero sebagai keluarga. Bob merasa kehilangan identitasnya sebagai Mr. Incredible. Helen mencoba menjaga keluarga tetap berjalan. Violet dan Dash menghadapi masalah khas anak-anak, tapi dengan kekuatan super.

Film ini punya action yang seru, humor keluarga yang kuat, dan villain yang cukup memorable. Selain itu, desain dunianya yang terinspirasi era retro-futuristik membuat visualnya tetap stylish.

Sebagai film kartun keluarga, The Incredibles cocok untuk kamu yang ingin tontonan animasi yang seru, lucu, dan punya konflik keluarga yang relatable.

12. Ratatouille (2007)

ratatouille

Ratatouille adalah film Pixar tentang Remy, tikus yang punya kemampuan memasak luar biasa dan bercita-cita menjadi chef di Paris. Masalahnya jelas: manusia biasanya tidak terlalu nyaman jika dapur restoran dipimpin tikus. Standar kebersihan, rupanya, masih berlaku bahkan di film animasi.

Film ini lucu dan unik karena mengambil tema kuliner dengan cara yang sangat hangat. Remy tidak hanya ingin makan, ia ingin menciptakan makanan. Ia punya passion, rasa, dan mimpi yang dianggap mustahil oleh lingkungannya.

Pesan utama Ratatouille adalah bahwa bakat bisa datang dari mana saja. Namun, film ini juga cukup dewasa dalam membahas kritik, standar seni, dan keberanian untuk mengejar sesuatu yang tidak dipahami orang lain.

Sebagai film kartun keluarga, Ratatouille adalah pilihan yang menyenangkan karena lucu, indah, dan bisa membuat penonton lapar secara emosional maupun literal.

13. WALL-E (2008)

wall-e

WALL-E adalah film Pixar yang sangat unik karena banyak bagian awalnya hampir tanpa dialog. Ceritanya mengikuti robot kecil bernama WALL-E yang tinggal sendirian di Bumi yang sudah penuh sampah. Hidupnya berubah ketika ia bertemu robot canggih bernama EVE.

Film ini terlihat sederhana, tetapi temanya cukup besar. WALL-E membahas lingkungan, konsumsi berlebihan, kesepian, teknologi, dan hubungan manusia dengan planetnya. Untuk film tentang robot kecil yang memadatkan sampah, pesan sosialnya lumayan menusuk. Manusia memang berbakat membuat masalah lalu meminta robot membersihkannya.

Hubungan WALL-E dan EVE juga sangat manis. Tanpa banyak dialog, film ini berhasil membangun romansa kecil yang tulus lewat gestur, suara, dan aksi.

Sebagai film kartun keluarga, WALL-E cocok untuk penonton yang ingin animasi lucu, visual kuat, dan pesan lingkungan yang mudah dipahami.

14. Fantastic Mr. Fox (2009)

fantastic mr. fox - menonton.id (8)

Fantastic Mr. Fox adalah film stop-motion karya Wes Anderson yang diadaptasi dari buku Roald Dahl. Ceritanya mengikuti Mr. Fox, rubah cerdas yang mencoba kembali melakukan aksi mencuri makanan dari tiga petani kejam, meski sudah berjanji untuk hidup lebih tenang bersama keluarganya.

Film ini punya gaya visual yang sangat khas: simetris, hangat, kering, dan penuh detail kecil. Humornya juga sedikit berbeda dari film kartun keluarga biasa. Ada nuansa deadpan dan dialog yang terasa sangat Wes Anderson.

Yang membuat film ini menarik adalah konfliknya yang cukup dewasa. Mr. Fox bukan sekadar karakter lucu. Ia juga sosok ayah yang egois, gelisah, dan ingin membuktikan dirinya masih hebat.

Sebagai film kartun keluarga, Fantastic Mr. Fox cocok untuk penonton yang ingin animasi stop-motion yang unik, stylish, dan punya humor cerdas.

15. Up (2009)

up

Up adalah film Pixar yang terkenal karena opening montage-nya yang sangat emosional. Dalam beberapa menit, film ini merangkum kisah cinta Carl dan Ellie dari masa kecil sampai perpisahan terakhir. Pixar benar-benar membuka film keluarga dengan serangan emosional terarah. Tidak sopan, tapi efektif.

Setelah itu, cerita mengikuti Carl yang menerbangkan rumahnya dengan balon untuk pergi ke Paradise Falls, tempat impian yang dulu ingin ia kunjungi bersama Ellie. Namun, ia tidak sengaja membawa Russell, anak pramuka yang cerewet dan baik hati.

Film ini membahas duka, petualangan, persahabatan lintas generasi, dan keberanian untuk membuka babak baru dalam hidup. Carl belajar bahwa menghargai masa lalu bukan berarti berhenti hidup.

Sebagai film kartun keluarga, Up sangat kuat karena lucu, penuh imajinasi, dan menyentuh hati tanpa terasa terlalu berat untuk anak-anak.

16. How to Train Your Dragon (2010)

how to train your dragon - menonton.id (9)

How to Train Your Dragon adalah film DreamWorks yang mengikuti Hiccup, anak Viking yang berbeda dari lingkungannya karena tidak ingin membunuh naga. Setelah bertemu Toothless, naga Night Fury yang terluka, Hiccup mulai memahami bahwa naga tidak seperti yang selama ini diajarkan kepadanya.

Film ini berhasil karena punya petualangan, humor, visual terbang yang indah, dan hubungan emosional antara Hiccup dan Toothless. Persahabatan mereka menjadi inti cerita, sekaligus simbol tentang memahami sesuatu yang dulu dianggap musuh.

Hiccup juga karakter yang mudah disukai karena ia tidak menjadi pahlawan lewat kekuatan fisik, tetapi lewat empati, kecerdikan, dan keberanian untuk berpikir berbeda.

Sebagai film kartun keluarga, How to Train Your Dragon adalah pilihan yang sangat seru dan emosional. Cocok untuk kamu yang ingin petualangan animasi dengan hati yang besar.

17. The LEGO Movie (2014)

the lego movie - menonton.id (7)

The LEGO Movie adalah film kartun yang terdengar seperti iklan mainan panjang, tapi ternyata jauh lebih pintar dari dugaan. Ceritanya mengikuti Emmet, pekerja konstruksi biasa yang dianggap sebagai โ€œThe Specialโ€, sosok yang ditakdirkan menyelamatkan dunia LEGO dari rencana jahat Lord Business.

Film ini sangat lucu, cepat, dan penuh kreativitas visual. Setiap adegan terasa seperti dunia mainan yang hidup dengan aturan sendiri. Tapi di balik humornya, The LEGO Movie punya pesan tentang kreativitas, imajinasi, dan kebebasan bermain tanpa harus selalu mengikuti instruksi.

Film ini juga punya twist emosional yang membuat ceritanya terasa lebih dalam daripada sekadar petualangan mainan.

Sebagai film kartun keluarga, The LEGO Movie cocok untuk anak-anak dan orang dewasa karena humornya berlapis dan energinya sangat menyenangkan.

18. Inside Out (2015)

inside out

Inside Out adalah salah satu film Pixar paling cerdas. Ceritanya membawa penonton masuk ke dalam pikiran Riley, anak perempuan yang harus beradaptasi setelah pindah ke kota baru. Di dalam kepalanya, emosi seperti Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust bekerja mengatur perasaan dan ingatannya.

Yang membuat Inside Out luar biasa adalah caranya menjelaskan emosi dengan sederhana tapi sangat bermakna. Film ini membantu anak-anak dan orang dewasa memahami bahwa rasa sedih bukan sesuatu yang harus selalu dihindari. Kadang sedih justru penting untuk memproses perubahan dan meminta bantuan.

Joy dan Sadness menjadi pusat cerita yang sangat kuat. Perjalanan mereka menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak berarti menyingkirkan semua emosi negatif.

Sebagai film kartun keluarga, Inside Out sangat direkomendasikan karena lucu, kreatif, dan bisa membuka percakapan tentang emosi dengan cara yang mudah dipahami.

19. Shaun the Sheep Movie (2015)

shaun the sheep - menonton.id (5)

Shaun the Sheep Movie adalah film animasi stop-motion dari Aardman yang hampir tanpa dialog, tetapi tetap sangat lucu dan mudah dinikmati. Ceritanya mengikuti Shaun dan kawan-kawannya yang pergi ke kota untuk mencari peternak mereka setelah sebuah rencana iseng berjalan kacau.

Kekuatan film ini ada pada visual comedy. Tanpa banyak kata, film ini mengandalkan ekspresi, gerak tubuh, timing, dan situasi absurd untuk membuat penonton tertawa.

Karena minim dialog, Shaun the Sheep Movie sangat universal dan cocok untuk anak-anak. Orang dewasa juga masih bisa menikmatinya karena humornya rapi dan tidak terasa malas.

Sebagai film kartun keluarga, ini pilihan yang aman, ringan, dan sangat menyenangkan. Bukti bahwa kadang karakter domba bisa lebih komunikatif daripada manusia di meeting kantor.

20. Kubo and the Two Strings (2016)

kubo and the two strings

Kubo and the Two Strings adalah film stop-motion dari Laika yang sangat indah secara visual. Ceritanya mengikuti Kubo, anak laki-laki dengan kemampuan magis yang harus menjalani perjalanan berbahaya untuk mengungkap sejarah keluarganya.

Film ini memadukan petualangan, fantasi, mitologi Jepang, dan drama keluarga. Visual stop-motion-nya sangat detail dan memukau, membuat dunia Kubo terasa seperti dongeng yang hidup.

Yang membuat Kubo and the Two Strings kuat adalah emosinya. Di balik petualangan melawan musuh supernatural, film ini membahas kehilangan, ingatan, cerita, dan hubungan anak dengan orang tua.

Sebagai film kartun keluarga, Kubo and the Two Strings cocok untuk penonton yang ingin animasi yang lebih artistik, emosional, dan berbeda dari formula mainstream.

21. Moana (2016)

moana - film kartun

Moana adalah film Disney yang mengikuti seorang gadis dari pulau Motunui yang berlayar melintasi laut untuk menyelamatkan desanya. Dalam perjalanannya, ia bertemu Maui, manusia setengah dewa yang penuh percaya diri dan masalah ego.

Film ini punya lagu-lagu yang kuat, visual laut yang indah, dan karakter utama yang sangat mudah disukai. Moana bukan princess yang menunggu diselamatkan. Ia aktif, berani, keras kepala, dan punya hubungan kuat dengan laut serta identitas budayanya.

Yang membuat Moana menarik adalah temanya tentang panggilan hidup dan hubungan manusia dengan alam. Film ini juga tidak bergantung pada kisah cinta romantis, melainkan fokus pada petualangan, keluarga, dan keberanian menemukan jati diri.

Sebagai film kartun keluarga, Moana adalah pilihan yang sangat aman dan menyenangkan.

22. Zootopia (2016)

film kartun zootopia - menonton.id (2)

Zootopia adalah film Disney yang sangat cerdas karena menggunakan dunia hewan antropomorfik untuk membahas prasangka, stereotip, dan sistem sosial. Ceritanya mengikuti Judy Hopps, kelinci yang ingin menjadi polisi, dan Nick Wilde, rubah penipu yang membantunya menyelidiki kasus misterius.

Film ini lucu dan penuh warna, tetapi pesannya cukup kuat. Zootopia terlihat seperti kota ideal tempat semua hewan hidup bersama, tetapi di balik itu masih ada prasangka dan ketidakadilan.

Hubungan Judy dan Nick juga menjadi daya tarik besar. Mereka punya dinamika buddy cop yang lucu dan berkembang dari saling curiga menjadi saling percaya.

Sebagai film kartun keluarga, Zootopia bagus karena bisa dinikmati anak-anak sebagai petualangan detektif lucu, sementara orang dewasa bisa menangkap komentar sosialnya. Disney kadang memang menyelipkan pelajaran sosial di balik kelinci polisi. Lumayan licik, tapi berguna.

23. Coco (2017)

coco - film anak anak

Coco adalah salah satu film Pixar paling emosional. Ceritanya mengikuti Miguel, anak laki-laki yang bermimpi menjadi musisi meski keluarganya melarang musik. Ia kemudian masuk ke Land of the Dead dan menemukan rahasia besar tentang keluarganya.

Film ini sangat kuat karena membahas keluarga, ingatan, tradisi, dan hubungan antar generasi. Terinspirasi dari budaya Meksiko dan Dรญa de los Muertos, Coco memperlihatkan kematian bukan hanya sebagai akhir, tetapi juga sebagai bagian dari ingatan keluarga.

Visualnya penuh warna, musiknya indah, dan emosinya sangat kuat. Lagu โ€œRemember Meโ€ menjadi pusat cerita yang bisa terasa manis atau sangat menghancurkan tergantung konteksnya.

Sebagai film kartun keluarga, Coco adalah pilihan wajib karena lucu, hangat, dan punya pesan yang dalam tentang keluarga serta kenangan.

24. Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018)

spider-man-into-the-spider-verse

Spider-Man: Into the Spider-Verse adalah salah satu film animasi superhero terbaik. Ceritanya mengikuti Miles Morales, remaja Brooklyn yang mendapatkan kekuatan Spider-Man dan bertemu para Spider-People dari berbagai semesta.

Film ini sangat segar secara visual. Gaya animasinya seperti komik hidup, dengan warna, tekstur, panel, dan efek visual yang membuatnya berbeda dari film animasi mainstream lain.

Namun, kekuatan film ini bukan hanya visual. Miles adalah karakter yang sangat relatable. Ia harus belajar bahwa menjadi Spider-Man bukan berarti meniru Peter Parker, tetapi menemukan caranya sendiri untuk menjadi pahlawan.

Sebagai film kartun keluarga, Into the Spider-Verse seru, lucu, emosional, dan punya pesan kuat tentang identitas. Cocok untuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang masih percaya bahwa film superhero bisa punya jiwa.

25. The Mitchells vs. the Machines (2021)

the mitchells vs. the machines - menonton.id (10)

The Mitchells vs. the Machines adalah film animasi keluarga yang sangat lucu dan energik. Ceritanya mengikuti keluarga Mitchell yang sedang road trip untuk mengantar Katie ke kampus. Namun, perjalanan mereka berubah kacau ketika robot mengambil alih dunia.

Film ini bekerja karena humornya cepat, visualnya kreatif, dan konflik keluarganya terasa dekat. Katie ingin dipahami sebagai anak kreatif yang berbeda, sementara ayahnya kesulitan menerima bahwa anaknya sudah tumbuh dan punya dunia sendiri.

Di balik cerita robot apocalypse yang lucu, film ini membahas hubungan orang tua dan anak, teknologi, kreativitas, dan pentingnya menerima keanehan keluarga sendiri. Karena pada akhirnya, semua keluarga punya masalah. Bedanya, tidak semua harus melawan robot untuk menyelesaikannya. Meski kadang rasanya mirip.

Sebagai film kartun keluarga modern, The Mitchells vs. the Machines adalah pilihan yang sangat menyenangkan dan relevan.

Rekomendasi Tambahan Film Kartun Lainnya

Kalau kamu masih ingin mencari film kartun lain, beberapa judul ini juga layak masuk watchlist:

  • Bambi
  • Cinderella
  • Alice in Wonderland
  • Sleeping Beauty
  • The Little Mermaid
  • Aladdin
  • Mulan
  • A Bugโ€™s Life
  • Monsters, Inc.
  • Lilo & Stitch
  • The Polar Express
  • Cars
  • Kung Fu Panda
  • Bolt
  • Tangled
  • Frozen
  • Big Hero 6
  • Finding Dory
  • Encanto
  • Puss in Boots: The Last Wish
  • Elemental
  • The Wild Robot
  • Inside Out 2
  • Flow
  • Elio

Beberapa judul di atas bisa kamu pilih sesuai mood, apakah ingin film kartun musikal, petualangan, komedi, keluarga, atau animasi modern.

Apa Bedanya Film Kartun, Film Animasi, dan Anime?

Di Indonesia, istilah film kartun sering dipakai untuk menyebut hampir semua film animasi. Jadi, banyak orang menyebut film Disney, Pixar, DreamWorks, Ghibli, bahkan anime sebagai film kartun.

Namun, secara umum, film animasi adalah istilah yang lebih luas. Animasi bisa dibuat dengan banyak teknik, seperti 2D animation, 3D computer animation, stop-motion, clay animation, atau teknik hybrid.

Sementara itu, anime biasanya merujuk pada animasi Jepang. Anime punya gaya visual, tradisi cerita, dan pasar yang berbeda. Film seperti Spirited Away, Your Name, dan Akira biasanya lebih tepat disebut film anime Jepang, meski banyak penonton Indonesia tetap menyebutnya film kartun.

Jadi, semua film kartun bisa disebut animasi, tetapi tidak semua animasi punya target penonton anak-anak. Ini penting, karena beberapa animasi memang dibuat untuk penonton dewasa. Jangan asal memutar Anomalisa atau Akira untuk anak kecil hanya karena bentuknya animasi. Itu bukan edukasi, itu jebakan rating usia.

Kenapa Film Kartun Cocok untuk Keluarga?

Film kartun cocok untuk keluarga karena biasanya punya cerita yang mudah diikuti, visual yang menarik, dan karakter yang menyenangkan. Anak-anak bisa menikmati warna, humor, dan petualangannya, sementara orang dewasa bisa menangkap pesan yang lebih dalam.

Film seperti Inside Out bisa membantu keluarga membicarakan emosi. Coco bisa membuka percakapan tentang keluarga dan kenangan. Finding Nemo membahas hubungan orang tua dan anak. Zootopia memperkenalkan isu prasangka dengan cara yang mudah dipahami.

Selain itu, film kartun sering punya daya tonton ulang yang tinggi. Anak-anak bisa menikmati karakter dan lagu, sementara orang tua masih bisa menemukan detail kecil, joke visual, atau pesan emosional yang terasa berbeda ketika ditonton ulang.

Tentu, orang tua tetap perlu memperhatikan rating usia dan tema cerita. Tidak semua film animasi otomatis cocok untuk semua anak. Dunia sudah cukup kacau tanpa menganggap semua gambar bergerak warna-warni sebagai babysitter aman.

Tips Memilih Film Kartun untuk Ditonton Bersama Anak

Pertama, pilih film sesuai usia anak. Untuk anak kecil, film seperti Finding Nemo, Toy Story, Moana, Shaun the Sheep Movie, atau My Neighbor Totoro relatif lebih aman. Untuk anak yang lebih besar, kamu bisa memilih Zootopia, Inside Out, Coco, atau Spider-Man: Into the Spider-Verse.

Kedua, perhatikan tema film. Beberapa film kartun punya tema sedih atau cukup berat, seperti Up, Coco, The Iron Giant, dan My Life as a Zucchini. Film seperti ini tetap bagus, tetapi mungkin perlu didampingi agar anak bisa memahami emosinya.

Ketiga, jangan hanya memilih berdasarkan popularitas. Film yang sangat populer belum tentu paling cocok untuk suasana keluarga tertentu. Kalau ingin ringan dan lucu, pilih The LEGO Movie atau Shaun the Sheep Movie. Kalau ingin petualangan, pilih How to Train Your Dragon atau Moana. Kalau ingin yang emosional, pilih Inside Out atau Coco.

Keempat, jadikan film sebagai bahan ngobrol. Setelah menonton, kamu bisa membahas karakter favorit, pesan cerita, bagian lucu, atau momen yang membuat anak sedih. Dengan begitu, film kartun tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga cara untuk membangun percakapan keluarga.

Film kartun terbaik bukan hanya film yang lucu dan penuh warna. Banyak film kartun punya cerita yang sangat kuat tentang keluarga, persahabatan, keberanian, kehilangan, identitas, dan proses tumbuh dewasa.

Snow White and the Seven Dwarfs dan Pinocchio menjadi fondasi penting animasi Disney. Toy Story membuka era baru animasi komputer. Finding Nemo, The Incredibles, Ratatouille, WALL-E, Up, Inside Out, dan Coco menunjukkan kekuatan Pixar dalam membuat cerita keluarga yang lucu sekaligus emosional. Shrek dan How to Train Your Dragon memperlihatkan kekuatan DreamWorks. Chicken Run, Fantastic Mr. Fox, Shaun the Sheep Movie, dan Kubo and the Two Strings membuktikan bahwa stop-motion punya pesona yang sangat khas.

Kalau kamu baru ingin mulai, pilih Toy Story, Finding Nemo, Shrek, Inside Out, Coco, Moana, dan Spider-Man: Into the Spider-Verse. Film-film ini mudah dinikmati, punya kualitas kuat, dan cocok untuk banyak usia.

Pada akhirnya, film kartun tetap dicintai karena ia bisa membuat hal besar terasa sederhana. Ia bisa membahas kehilangan lewat balon, emosi lewat karakter warna-warni, keluarga lewat dunia arwah, dan identitas lewat superhero remaja dari semesta lain. Animasi memang terlihat ringan, tapi sering kali justru paling jago menyelinap ke hati penonton. Licik, tapi kita izinkan.


Jangan lupa untuk selalu mengunjungi menonton.id untuk artikel-artikel menarik tentang film, serial TV, dan berita hiburan lainnya. Ikuti juga kami di media sosial sepertiย Twitter,ย Instagram,ย Facebook, dan YouTube untuk mengetahui berita dan rekomendasi terbaru tentang film.

FAQ

Apa film kartun terbaik untuk keluarga?

Beberapa film kartun terbaik untuk keluarga adalah Toy Story, Finding Nemo, Shrek, The Incredibles, Ratatouille, Up, Inside Out, Moana, Zootopia, dan Coco.

Apa film kartun Disney terbaik?

Film kartun Disney terbaik antara lain Snow White and the Seven Dwarfs, Pinocchio, Beauty and the Beast, The Lion King, Moana, dan Zootopia.

Apa film kartun Pixar terbaik?

Film kartun Pixar terbaik antara lain Toy Story, Finding Nemo, The Incredibles, Ratatouille, WALL-E, Up, Inside Out, dan Coco.

Apa bedanya film kartun dan film anime?

Film kartun adalah istilah umum yang sering dipakai untuk animasi, sedangkan anime biasanya merujuk pada animasi Jepang. Tidak semua anime cocok untuk anak-anak, karena beberapa dibuat untuk remaja atau penonton dewasa.

Apa film kartun yang lucu dan ringan?

Film kartun yang lucu dan ringan antara lain Shrek, The LEGO Movie, Chicken Run, Shaun the Sheep Movie, dan The Mitchells vs. the Machines.

6 Film Korea Romantis yang Bisa Bikin Kamu Senyum-Senyum Sendiri

Menonton film Korea romantis adalah salah satu hal yang kerap kali dinanti oleh kaum hawa. Film dari negeri ginseng banyak digandrungi anak muda. Sebenarnya tidak hanya kalangan muda saja yang gemar menonton film dari Korea. Kalangan dewasa juga banyak yang menyempatkan waktu mereka untuk menonton drama Korea.

Film romantis Korea Selatan tidak kalah dari film Jepang, India, bahkan Thailand.

Salah satu alasan mengapa film Korea menarik minat kebanyakan kaum hawa karena setiap adegan yang ditampilkan sangat berkesan. Bahkan biasanya para penonton terbuai dengan beberapa adegan romantis di dalamnya. Selain itu para pemainnya juga pandai berakting seperti kisah nyata.

Romantika film Korea romantis selalu diwarnai dengan para pemain yang tampan dan cantik. Sehingga para penonton tidak bosan menonton film meskipun berulang kali. Seperti deretan film-film bertema romantis di bawah ini cocok untuk kamu jadikan referensi saat bersama pasangan.

Film Korea romantis yang bisa bikin kamu senyum-senyum sendiri

Film Komedi Romantis Crazy Romance

crazy romance - film korea romantis

Sutradara: Kim Han-Kyul Pemain: Rae-won Kim, Kong Hyo-Jin, Kang Ki-Young Durasi: 115 menit

Bosan dengan drama dan film yang monoton? Barangkali film berjudul Crazy Romance (2019) ini cocok kamu tonton bersama pasangan. Apalagi Crazy Romance merupakan film bergenre komedi bercampur romantis. Para penonton dibuat terpukau dengan para pemeran yang pandai berakting.

Film Korea romantis tersebut mengisahkan seorang yang sudah menikah. Meski sudah memiliki pasangan hidup sayangkan sang pemeran utama tersebut masih belum dapat move on dari tunangannya. Dalam film ini Kim Rae Won memerankan tokoh Jae Hoon.

Sementara Sung Young yang diperankan oleh Gong Hyo Jin juga mengalami kejadian kurang mengenakkan. Ia baru saja putus dari pasangan karena orang ketiga. Menariknya kedua dipertemukan saat menjadi rekan kerja di kantor. Kamu dapat melihat akhir kisah mereka lewat film Crazy Romance.

Film Rom-com On Your Wedding Day

on your wedding day

Sutradara: Seok-Geun Lee Pemain: Park Bo-Young, Kang Ki-Young, Kim Young-Kwang Durasi: 110 menit

Di urutan kedua yaitu On Your Wedding Day (2018). Film yang satu ini telah dirilis 2 tahun yang lalu. Meski demikian On Your Wedding Day masih diminati para penggemar drama dan film Korea. Apalagi pemain utama dibintangi aktor populer di kala itu.

Park Bo Young adalah pemeran utama dalam film Korea romantis On Your Wedding Day. Park Bo Young memerankan tokoh bernama Seung He. Sementara rivalnya yaitu Kim Young Kwang didapuk menjadi tokoh Woo Yeon. Keduanya terlihat dalam hubungan yang sangat romantis.

Pada awalnya keduanya melakukan kesepakatan untuk berpura-pura pacaran. Namun karena terbiasa menjadi pasangan keduanya saling memiliki rasa. Dalam film ini kamu juga akan tertawa berkat adegan humor yang diselipkan. Apakah keduanya akan mengikat percintaan mereka dengan pernikahan? Kamu bisa menengoknya lewat On Your Wedding Day.

Film Genre Romantis Berjudul Twenty

twenty - film korea romantis

Sutradara: Lee Byeong-heon Pemain: Kim Woo-bin, Lee Junho, Kang Ha-neul Durasi: 115 menit

Para pecinta komedi romantis ala Korea pastinya tidak asing dengan judul Twenty (2015). Film yang satu ini sangat cocok bagi milenial di tanah air. Apalagi bagi mereka yang kurang suka dengan genre komedi. Barangkali Twenty bisa menjadi tontonan akhir tahun yang menghibur.

Twenty sendiri dibintangi oleh beberapa artis ternama di Korea. Film Korea romantis tersebut mengisahkan tiga orang sahabat yang menjalin hubungan persahabatan sejak bangku SMA. Pada saat mereka berusia 20 tahun munculnya rasa cinta yang kemudian mengganggu jalinan persahabatan tersebut.

Para pemainnya yaitu Kim Woo Bin, Lee Joon Ho, Kang Ha Neul. Sementara beberapa karakter yang dibintangi tokoh-tokoh tersebut yaitu Chi Ho, Dong Woo dan Gyung Jae. Mereka bertiga mempunyai pandangan hidup yang berbeda. Bahkan dalam urusan percintaan yang melibatkan hati mereka.

Film Romantika Korea Love, Again

love, again - film korea romantis

Sutradara: Yong-jib Park Pemain: Sang-Woo Kwon, Lee Jung-hyun, Jong-Hyuk Lee Durasi: 112 menit

Jenuh dengan film action dan horor? Jangan khawatir karena kamu masih bisa memilih menyaksikan film romantika khas Korea yaitu Love, Again (2019). Menariknya film yang satu ini memiliki durasi tayang yang lebih singkat dibandingkan dengan drama lainnya.

Film Korea romantis tersebut diperankan oleh Kwon Song Woo sebagai Hyun Woo. Sementara itu tokoh Sun Young diperankan oleh Lee Jung Hyun. Pasangan tersebut memutuskan untuk bercerai. Keduanya memilih menjalani kehidupan masing-masing setelah memutuskan perceraian.

Namun takdir membuat keduanya bertemu kembali. Pada saat pertemuannya tokoh Sun Yong telah memiliki kekasih baru. Kekasih barunya tersebut diperankan oleh aktor tampan Lee Jong Hyuk. Apakah Sun Yong akan meninggalkan kekasih barunya dan berbalik ke arah mantan suaminya? Temukan jawabannya dengan menonton Love, Again.

Film My Love, My Bride

my love, my bride

Sutradara: Chan-sang Lim Pemain: Jo Jung-suk, Min-a Shin, Jung-hee Yoon Durasi: 111 menit

Film bergenre romantis ala pasangan Korea selanjutnya yaitu My Love, My Bride (2014). Film yang satu ini menjadi alternatif pilihan banyak pasangan setelah menonton drama Korea. My Love, My Bride dibintangi oleh aktor tampan yang membuatnya semakin populer di tanah air.

Film Korea romantis tersebut memang terbilang lawas karena telah rilis pada tahun 2014. Namun film tersebut tetap eksis dan terus ditonton oleh kebanyakan pecinta cerita romantis. Sebenarnya film tersebut merupakan hasil remake dari judul yang sama di tahun 1990.

My Love, My Bride menawarkan sensasi cerita kocak dipadukan dengan kisah romantis. Film tersebut mengisahkan kehidupan pasangan baru yang diperankan oleh Cho Jung Seok dan Shin Min A. Kamu akan disuguhi dengan kisah-kisah dan problematika para pengantin baru di Korea.

Film Korea Finding Mr. Destiny

finding mr. destiny - film korea romantis

Sutradara: You-Jeong Jang Pemain: Lim Soo-jung, Gong Yoo, Seung-su Ryu Durasi: 112 menit

Satu lagi film Korea romantis yang cocok kamu tonton bersama pasangan saat liburan yaitu Finding Mr. Destiny (2010). Film yang satu ini sukses di negara asalnya. Finding Mr. Destiny mengisahkan perjalanan seorang wanita bernama Seo Ji-woo yang diperankan oleh Lim Soo Jung.

Tokoh tersebut menuju ke negeri India. Menariknya pada saat berpergian ia justru menemukan cinta pertamanya. Won Ki-Jun memerankan Kim Jong-ok yang menjadi cinta pertama Seo Ji-woo. Di sisi lain ada kisah Gong Yoo yang dimainkan oleh Han Gi-Joon sebagai pelengkap jalannya film.

Penasaran dengan akhir dari kisah percintaan di atas? Kamu akan mendapatkan jawabannya setelah menonton setiap film di atas. Apalagi menonton bersama pasangan akan membangkitkan memori cintamu. Jadi, manakah film Korea romantis yang akan kamu tonton pertama kali bersama pasangan?

***

Lihat beragam rekomendasi, trailer, review, dan berita film lain di menonton.id. Follow juga Twitter, Instagram, dan Facebook untuk dapatkan informasi lainnya tentang dunia film.

15 Film Malaysia Terbaik dari Sepet, Munafik, sampai Abang Adik

Film Malaysia sering terlalu dekat untuk dianggap โ€œasingโ€, tapi terlalu jarang dibahas serius oleh penonton Indonesia. Padahal, sinema Malaysia punya banyak film menarik dari berbagai genre: romance, drama keluarga, horor, thriller kriminal, coming-of-age, olahraga, sampai drama sosial yang berani membahas isu ras, kelas, imigran, dan identitas.

Karena bahasanya relatif dekat dan konteks budayanya tidak terlalu jauh dari Indonesia, film Malaysia sebenarnya cukup mudah masuk untuk penonton lokal. Kita bisa mengenali dinamika keluarga, agama, bahasa campuran, hubungan antaretnis, kehidupan kampung, kota besar, dan masalah sosial yang terasa familiar. Bedanya, film Malaysia punya sejarah, gaya, dan wajah sinemanya sendiri.

Nama Yasmin Ahmad jelas penting ketika membicarakan film Malaysia modern. Lewat film seperti Sepet, Gubra, Mukhsin, dan Talentime, ia membawa cerita yang lembut, manusiawi, dan berani menyentuh isu multikulturalisme Malaysia. Di sisi lain, film seperti Bunohan, Jagat, dan Crossroads: One Two Jaga memperlihatkan sisi yang lebih keras dari sinema Malaysia: kriminalitas, kemiskinan, birokrasi, identitas, dan luka sosial.

Dalam beberapa tahun terakhir, sinema Malaysia juga makin terlihat di festival internasional lewat film seperti Tiger Stripes dan Abang Adik. Dua judul ini membuktikan bahwa film Malaysia tidak hanya kuat untuk pasar lokal, tetapi juga bisa menembus percakapan sinema Asia dan dunia. Ternyata negara tetangga tidak cuma punya tempat liburan, makanan enak, dan rivalitas sepak bola yang emosional. Mereka juga punya film bagus. Mengejutkan untuk orang yang terlalu malas mengeksplor.

Daftar ini berisi rekomendasi film Malaysia terbaik dari berbagai era dan genre. Ada drama romantis, film keluarga, horor, kriminal, olahraga, sampai film pemenang penghargaan.

Berikut rekomendasi film Malaysia terbaik yang wajib kamu tonton.

Daftar Cepat Film Malaysia Berdasarkan Mood

Mood MenontonRekomendasi Film
Film Malaysia romantisSepet, Mukhsin, The Journey
Film Malaysia keluargaTalentime, The Journey, Pulang
Film Malaysia hororMunafik, Roh, Tiger Stripes
Film Malaysia kriminalBunohan, Crossroads: One Two Jaga, Abang Adik
Film Malaysia sosialJagat, Crossroads: One Two Jaga, Abang Adik
Film Malaysia olahragaOla Bola
Film Malaysia untuk pemulaSepet, Munafik, The Journey, One Two Jaga, Abang Adik
Film Malaysia pemenang penghargaanSepet, Bunohan, Crossroads: One Two Jaga, Tiger Stripes, Abang Adik

1. Sepet (2004)

film malaysia sepet - Menonton.id

Sepet adalah salah satu film Malaysia modern paling penting. Disutradarai Yasmin Ahmad, film ini mengikuti hubungan antara Orked, perempuan Melayu yang menyukai film Hong Kong, dan Jason, pemuda Tionghoa penjual VCD bajakan. Dari pertemuan sederhana itu, film berkembang menjadi kisah cinta yang lembut, lucu, dan penuh lapisan sosial.

Yang membuat Sepet kuat bukan hanya romancenya. Film ini membahas identitas, ras, bahasa, keluarga, prasangka, dan hubungan antaretnis di Malaysia dengan cara yang sangat manusiawi. Yasmin Ahmad tidak membuat film ini seperti ceramah sosial. Ia membungkusnya lewat percakapan sehari-hari, humor, dan momen kecil yang terasa dekat.

Sebagai film Malaysia, Sepet wajib masuk daftar karena menjadi pintu masuk penting untuk memahami sinema Yasmin Ahmad dan cara ia melihat masyarakat Malaysia yang multikultural. Film ini tidak sempurna dalam hidup karakter-karakternya, justru itu yang membuatnya terasa jujur.

Film ini cocok untuk penonton yang suka drama romantis yang hangat, natural, dan punya konteks sosial yang kuat. Kalau baru ingin mulai menonton film Malaysia, Sepet adalah salah satu pilihan terbaik.

2. Gubra (2006)

gubra - Menonton.id (14)

Gubra adalah lanjutan spiritual dari Sepet yang kembali menampilkan Orked, kali ini dalam fase hidup yang lebih dewasa. Film ini tidak hanya melanjutkan cerita personal Orked, tetapi juga memperluas dunia Yasmin Ahmad lewat beberapa karakter dan konflik yang saling berhubungan.

Seperti Sepet, film ini membahas cinta, keluarga, agama, kesetiaan, dan hubungan antarmanusia dengan pendekatan yang lembut. Namun, Gubra terasa lebih dewasa karena konfliknya lebih kompleks. Ada pernikahan, pengkhianatan, kesepian, dan usaha manusia untuk tetap baik meski hidup tidak selalu memberi situasi yang bersih.

Sebagai film Malaysia, Gubra penting karena memperlihatkan konsistensi Yasmin Ahmad dalam membangun cerita yang penuh empati. Ia tidak memandang karakter-karakternya secara hitam-putih. Bahkan ketika mereka salah, film ini tetap memberi ruang untuk memahami luka dan kerentanannya.

Film ini cocok untuk penonton yang menyukai Sepet dan ingin melihat kelanjutan dunia emosional yang sama, tapi dengan konflik yang lebih matang.

3. Mukhsin (2006)

mukhsin - Menonton.id (13)

Mukhsin adalah film Yasmin Ahmad yang lebih sederhana dan manis. Ceritanya mengikuti Orked saat kecil dan persahabatannya dengan Mukhsin, anak laki-laki yang datang ke kampungnya. Hubungan keduanya berkembang menjadi kisah cinta pertama yang polos dan penuh nostalgia.

Film ini bekerja karena kesederhanaannya. Tidak ada konflik besar yang dibuat berlebihan. Yang ada adalah masa kecil, permainan, keluarga, rasa suka pertama, dan momen-momen kecil yang sering terasa lebih berharga setelah kita dewasa.

Sebagai film Malaysia, Mukhsin memperlihatkan sisi Yasmin Ahmad yang sangat lembut. Ia menangkap masa kecil bukan sebagai dunia yang sepenuhnya indah, tetapi sebagai ruang yang rapuh, jujur, dan penuh rasa ingin tahu.

Film ini cocok untuk penonton yang ingin film Malaysia yang ringan, hangat, dan nostalgik. Kadang film kecil seperti ini justru lebih membekas daripada drama besar yang sibuk berteriak.

4. Talentime (2009)

talentime - Menonton.id (12)

Talentime adalah salah satu karya terakhir Yasmin Ahmad dan menjadi salah satu film Malaysia yang paling emosional. Ceritanya berpusat pada kompetisi bakat di sebuah sekolah, tetapi dari sana film membuka berbagai kisah tentang keluarga, cinta, identitas, agama, dan perbedaan budaya.

Film ini punya banyak karakter, tapi semuanya terhubung oleh tema yang sama: keinginan untuk didengar dan diterima. Musik menjadi bagian penting dalam cerita, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai cara karakter mengekspresikan sesuatu yang sulit mereka katakan secara langsung.

Sebagai film Malaysia, Talentime penting karena merangkum banyak tema khas Yasmin Ahmad: pluralitas, cinta lintas batas, keluarga, toleransi, dan rasa kemanusiaan. Film ini bisa terasa sentimental, tapi sentimentalitasnya punya ketulusan.

Film ini cocok untuk penonton yang ingin drama sekolah, keluarga, dan musik dengan emosi yang kuat. Siapkan hati sedikit. Yasmin Ahmad tidak pernah benar-benar bermain aman dengan perasaan penonton.

5. Bunohan (2011)

bunohan - Menonton.id (11)

Bunohan adalah film Malaysia karya Dain Said yang memadukan drama keluarga, kriminal, tinju, silat, dan noir. Ceritanya mengikuti tiga bersaudara yang kembali terseret ke kampung halaman mereka di Kelantan, masing-masing membawa luka, ambisi, dan masa lalu yang gelap.

Film ini berbeda dari banyak film Malaysia yang lebih mainstream. Atmosfernya kelam, visualnya kuat, dan ceritanya terasa seperti tragedi keluarga yang dibungkus dalam dunia kriminal. Ada petarung tomoi, pembunuh bayaran, perebutan tanah, dan konflik keluarga yang tidak pernah benar-benar selesai.

Sebagai film action Malaysia, Bunohan penting karena memperlihatkan sisi sinema genre yang lebih artistik dan gelap. Film ini tidak hanya menjual aksi atau kriminalitas, tetapi juga membahas warisan, tanah, maskulinitas, dan hubungan keluarga yang rusak.

Film ini cocok untuk penonton yang suka film kriminal, drama keluarga gelap, dan sinema Asia Tenggara yang punya atmosfer kuat. Bukan tontonan santai, tapi sangat menarik.

6. The Journey (2014)

the journey - Menonton.id (10)

The Journey adalah film drama keluarga tentang Bee, perempuan Malaysia yang pulang bersama tunangannya, Benji, pria asal Inggris. Ayah Bee, Uncle Chuan, awalnya tidak sepenuhnya menerima hubungan mereka. Namun, ia memberi syarat agar Benji ikut mengantar undangan pernikahan secara tradisional ke berbagai kerabat.

Film ini memakai perjalanan sebagai cara mempertemukan dua budaya dan dua generasi. Konfliknya sederhana: ayah yang keras kepala, anak yang ingin hidup dengan pilihannya sendiri, dan calon menantu asing yang harus belajar memahami tradisi keluarga.

Sebagai film Malaysia, The Journey menarik karena membahas perbedaan budaya dengan cara yang ringan dan family-friendly. Film ini tidak terlalu rumit, tetapi hangat dan mudah diterima penonton luas.

Film ini cocok untuk penonton yang ingin film Malaysia yang aman, menyentuh, dan cocok ditonton keluarga. Kadang kita butuh drama keluarga yang tidak membuat kepala seperti habis rapat anggaran.

7. Jagat (2015)

jagat - Menonton.id (9)

Jagat adalah film Malaysia berbahasa Tamil yang mengikuti Appoy, anak laki-laki dari komunitas India-Malaysia yang tumbuh di lingkungan penuh tekanan sosial dan ekonomi pada era 1990-an. Film ini membahas keluarga, pendidikan, kemiskinan, kriminalitas, dan identitas minoritas.

Film ini penting karena memberi ruang pada pengalaman komunitas India di Malaysia, sesuatu yang tidak selalu menjadi pusat dalam film mainstream. Ceritanya terasa personal sekaligus sosial, karena kehidupan Appoy dipengaruhi oleh sistem, keluarga, dan lingkungan yang membatasi pilihannya.

Sebagai film Malaysia, Jagat wajib masuk daftar karena memperluas representasi sinema Malaysia. Ini bukan hanya cerita satu anak, tetapi juga potret komunitas yang sering terpinggirkan dalam narasi nasional.

Film ini cocok untuk penonton yang suka drama sosial, coming-of-age, dan film yang membahas kelas serta identitas secara tajam.

8. Ola Bola (2016)

ola bola - Menonton.id (8)

Ola Bola adalah film olahraga Malaysia yang terinspirasi dari semangat tim nasional sepak bola Malaysia pada era 1980-an. Film ini mengikuti para pemain dari latar belakang berbeda yang harus bekerja sama untuk membawa negara mereka ke panggung besar.

Film ini punya formula sports drama yang cukup familiar: tim yang harus bersatu, konflik internal, latihan, tekanan nasional, dan pertandingan penting. Namun, yang membuat Ola Bola menarik adalah konteks multikultural Malaysia. Sepak bola menjadi ruang untuk membicarakan identitas nasional dan persatuan.

Sebagai film Malaysia, Ola Bola penting karena menjadi salah satu film crowd-pleaser yang berhasil memadukan nostalgia, olahraga, dan semangat kebangsaan. Film ini mungkin sentimental, tapi sentimentalitasnya bekerja karena sepak bola memang sudah lama menjadi mesin emosi kolektif manusia. Kadang terlalu kolektif, sampai semua orang merasa jadi pelatih.

Film ini cocok untuk penonton yang suka film sepak bola, olahraga, drama persahabatan, dan cerita underdog.

9. Munafik (2016)

munafik - Menonton.id (7)

Munafik adalah salah satu film horor Malaysia paling populer. Disutradarai dan dibintangi Syamsul Yusof, film ini mengikuti Adam, seorang ustaz yang mengalami krisis setelah kehilangan istrinya. Ia kemudian diminta membantu seorang perempuan yang diganggu kekuatan jahat.

Film ini berhasil karena menggabungkan horor supernatural dengan unsur religi, trauma, dan rasa bersalah. Ketegangannya bukan hanya datang dari gangguan gaib, tetapi juga dari konflik batin karakter utama yang sedang kehilangan arah.

Sebagai film Malaysia, Munafik penting karena menunjukkan kekuatan horor religi Malaysia di pasar populer. Film ini juga menjadi salah satu contoh bagaimana horor Asia Tenggara bisa memakai konteks lokal untuk menciptakan ketakutan yang dekat dengan penonton.

Film ini cocok untuk penonton yang suka horor religi, kisah gangguan supernatural, dan drama spiritual yang cukup intens.

10. Crossroads: One Two Jaga (2018)

crossroad one two jaga - Menonton.id (6)

Crossroads: One Two Jaga adalah film kriminal Malaysia yang membahas korupsi, polisi, imigran, dan sistem sosial yang keras. Film ini mengikuti beberapa karakter yang hidupnya saling bersinggungan dalam jaringan masalah yang lebih besar.

Yang membuat film ini kuat adalah keberaniannya membahas isu sensitif. Ia tidak hanya bercerita tentang kriminalitas, tetapi juga tentang birokrasi, kekuasaan, pekerja migran, dan moralitas aparat. Film ini memperlihatkan bahwa kejahatan bukan selalu persoalan individu, tetapi sering tumbuh dari sistem yang rusak.

Sebagai film Malaysia, One Two Jaga penting karena membawa sinema kriminal lokal ke wilayah yang lebih sosial dan politis. Film ini tidak sekadar ingin membuat penonton tegang, tetapi juga tidak nyaman. Dan ketidaknyamanan itu justru penting.

Film ini cocok untuk penonton yang suka crime drama, film sosial, dan cerita tentang korupsi serta ketimpangan.

11. Pulang (2018)

pulang - Menonton.id (5)

Pulang adalah drama romantis keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata. Film ini mengikuti Othman, seorang nelayan yang pergi berlayar demi kehidupan yang lebih baik, tetapi tidak pernah kembali. Bertahun-tahun kemudian, keluarganya mencoba menelusuri jejak dan kisah hidupnya.

Film ini punya skala emosional yang besar. Ada cinta, kehilangan, penantian, keluarga, dan perjalanan lintas waktu. Ceritanya dibuat untuk menyentuh penonton, dan memang sering bermain di wilayah melodrama.

Sebagai film Malaysia, Pulang menarik karena mengangkat kisah keluarga dengan produksi yang cukup besar dan nuansa historis. Film ini menunjukkan sisi sinema Malaysia yang lebih sentimental dan mudah diterima penonton luas.

Film ini cocok untuk penonton yang suka drama keluarga, kisah cinta panjang, dan cerita tentang penantian. Ya, jenis film yang menganggap tisu sebagai bagian dari pengalaman menonton.

12. Roh (2019)

roh - Menonton.id (4)

Roh adalah film horor Malaysia karya Emir Ezwan yang punya atmosfer sangat kuat. Ceritanya berpusat pada sebuah keluarga kecil yang tinggal terpencil di hutan, lalu kedatangan anak misterius yang membawa rangkaian kejadian buruk.

Film ini berbeda dari horor mainstream yang penuh jumpscare. Roh lebih mengandalkan suasana, ketegangan pelan, simbolisme, dan rasa tidak aman yang terus tumbuh. Lokasi hutan, rumah sederhana, dan dinamika keluarga membuat film ini terasa seperti folk horror yang sangat dekat dengan alam dan takhayul.

Sebagai film Malaysia, Roh penting karena menunjukkan bahwa horor lokal bisa tampil lebih minimalis dan artistik. Tidak semua horor harus berisik. Kadang yang paling mengganggu justru yang diam dan membiarkan penonton menunggu sesuatu yang buruk.

Film ini cocok untuk penonton yang suka horor atmosferik, folk horror, dan film yang lebih pelan tapi menekan.

13. Tiger Stripes (2023)

tiger stripes - Menonton.id (2)

Tiger Stripes adalah film debut Amanda Nell Eu yang memadukan coming-of-age, body horror, dan unsur folklor Malaysia. Ceritanya mengikuti Zaffan, remaja perempuan yang mulai mengalami perubahan tubuh dan kemudian diperlakukan sebagai ancaman oleh lingkungan sekitarnya.

Film ini menarik karena memakai horor tubuh sebagai metafora pubertas, kontrol sosial, dan tekanan terhadap tubuh perempuan. Zaffan bukan hanya mengalami perubahan fisik, tetapi juga perubahan posisi sosial: dari anak yang dianggap biasa menjadi sosok yang ditakuti dan dikucilkan.

Sebagai film Malaysia, Tiger Stripes sangat penting karena membawa sinema Malaysia ke panggung festival internasional. Film ini juga memperlihatkan suara baru yang berani, feminin, liar, dan tidak takut memakai genre untuk membahas isu tubuh serta kebebasan.

Film ini cocok untuk penonton yang suka coming-of-age gelap, horor simbolik, dan film Asia Tenggara yang terasa segar. Bukan horor biasa, dan itu justru kekuatannya.

14. Abang Adik (2023)

abang adik - Menonton.id (3)

Abang Adik adalah drama kriminal sosial karya Jin Ong tentang dua saudara tanpa dokumen yang hidup di Kuala Lumpur. Abang adalah kakak yang tunarungu dan lebih pasrah pada keadaan, sementara Adik lebih emosional, marah, dan ingin mencari jalan keluar dari kehidupan mereka yang penuh keterbatasan.

Film ini kuat karena membahas isu yang sangat manusiawi: identitas, kemiskinan, status legal, keluarga pilihan, dan kehidupan orang-orang yang berada di pinggir sistem. Abang Adik tidak hanya membuat penonton peduli pada dua karakter utamanya, tetapi juga pada struktur sosial yang membuat mereka terus terjebak.

Sebagai film Malaysia modern, Abang Adik wajib masuk daftar karena mendapat pengakuan besar di festival dan pasar internasional. Film ini memperlihatkan bahwa cerita lokal tentang orang-orang yang tidak terlihat bisa punya resonansi universal jika diceritakan dengan empati dan ketegangan yang tepat.

Film ini cocok untuk penonton yang suka drama sosial, crime drama, dan kisah saudara yang emosional. Siapkan hati, karena film ini bukan datang untuk menghibur ringan. Ia datang untuk memukul pelan, lalu meninggalkan memar.

15. Snow in Midsummer (2023)

snow in midsummer - Menonton.id (1)

Snow in Midsummer adalah film karya Chong Keat Aun yang membahas trauma sejarah dan memori kolektif, terutama terkait peristiwa 13 Mei 1969 di Malaysia. Film ini menggunakan pendekatan yang lebih puitis dan tidak sepenuhnya konvensional untuk melihat luka yang diwariskan antargenerasi.

Film ini penting karena berani menyentuh sejarah yang sensitif. Alih-alih menjadikannya drama sejarah yang lurus, Snow in Midsummer mengolah memori, kehilangan, dan identitas melalui bentuk yang lebih artistik.

Sebagai film Malaysia, film ini menunjukkan bahwa sinema lokal tidak hanya bergerak di wilayah komersial, horor, atau drama keluarga. Ada juga film yang mencoba membuka percakapan tentang sejarah nasional, trauma, dan hal-hal yang sering tidak mudah dibicarakan.

Film ini cocok untuk penonton yang suka film arthouse, drama sejarah, dan karya yang lebih reflektif. Tidak semua orang akan mudah masuk ke film seperti ini, tapi keberadaannya penting untuk memperluas peta sinema Malaysia.

Rekomendasi Tambahan Film Malaysia Lainnya

Kalau kamu masih ingin menonton film Malaysia lain, beberapa judul ini juga layak masuk watchlist:

  • The Red Kebaya
  • KIL
  • Mencari Rahmat
  • Shuttle Life
  • Rise: Ini Kalilah
  • Guang
  • Fly by Night
  • The Story of Southern Islet
  • Barbarian Invasion
  • The Assistant
  • Prebet Sapu
  • La Luna
  • Rain Town
  • Paskal
  • Wira
  • Mat Kilau
  • Polis Evo
  • Hantu Kak Limah
  • KL Special Force
  • Malbatt: Misi Bakara

Beberapa judul di atas bisa masuk main list tergantung angle artikel. KIL ada di versi lama dan tetap layak disebut, tetapi untuk daftar utama baru, porsinya digeser agar artikel lebih seimbang antara era Yasmin Ahmad, film sosial, horor, kriminal, olahraga, dan gelombang film Malaysia terbaru seperti Tiger Stripes dan Abang Adik.

Apa yang Membuat Film Malaysia Menarik?

Film Malaysia menarik karena punya konteks budaya yang dekat dengan Indonesia, tetapi tetap berbeda. Bahasa, agama, keluarga, etnis, kelas sosial, dan kehidupan urban menjadi bagian penting dalam banyak film Malaysia.

Salah satu kekuatan sinema Malaysia adalah keberagamannya. Film-film Yasmin Ahmad seperti Sepet, Gubra, Mukhsin, dan Talentime membahas multikulturalisme dan cinta lintas identitas dengan lembut. Film seperti Jagat dan One Two Jaga membahas sisi sosial yang lebih keras. Film seperti Munafik, Roh, dan Tiger Stripes menunjukkan kekuatan horor Malaysia. Sementara Abang Adik memperlihatkan drama sosial modern yang sangat emosional.

Film Malaysia juga sering kuat ketika membahas keluarga dan komunitas. Banyak ceritanya terasa dekat karena masalah yang diangkat tidak jauh dari kehidupan sehari-hari: hubungan orang tua-anak, perbedaan budaya, tekanan ekonomi, identitas, agama, dan impian untuk hidup lebih baik.

Dengan kata lain, film Malaysia tidak hanya menarik karena โ€œdekatโ€ dengan Indonesia. Ia menarik karena punya suara sendiri dalam sinema Asia Tenggara.

Genre Film Malaysia yang Populer

1. Drama romantis dan keluarga
Film Malaysia punya banyak drama romantis dan keluarga yang hangat, seperti Sepet, The Journey, Talentime, dan Pulang.

2. Horor Malaysia
Horor Malaysia cukup kuat, terutama yang memakai unsur religi, folklore, dan atmosfer lokal. Contohnya Munafik, Roh, dan Tiger Stripes.

3. Drama sosial
Film seperti Jagat, Crossroads: One Two Jaga, dan Abang Adik membahas isu sosial yang lebih keras, dari kemiskinan sampai status legal dan korupsi.

4. Film olahraga dan nasionalisme
Ola Bola menjadi salah satu contoh film olahraga Malaysia yang memadukan semangat tim, nostalgia, dan identitas nasional.

5. Film arthouse dan festival
Film seperti Bunohan, Tiger Stripes, dan Snow in Midsummer menunjukkan sisi sinema Malaysia yang lebih artistik dan berani secara tema.

Tips Memilih Film Malaysia yang Cocok

Kalau kamu baru ingin mulai menonton film Malaysia, pilih Sepet, The Journey, Munafik, One Two Jaga, dan Abang Adik. Lima judul ini cukup mudah memberi gambaran luas tentang romance, keluarga, horor, kriminal sosial, dan drama modern Malaysia.

Kalau ingin film Malaysia yang emosional, tonton Talentime, Pulang, dan Abang Adik. Kalau ingin horor, pilih Munafik, Roh, dan Tiger Stripes. Kalau ingin film sosial yang lebih keras, tonton Jagat, Bunohan, dan Crossroads: One Two Jaga.

Kalau ingin mengenal Yasmin Ahmad, mulai dari Sepet, lalu lanjut ke Gubra, Mukhsin, dan Talentime. Film-filmnya penting karena memberi wajah yang hangat dan manusiawi terhadap masyarakat Malaysia yang multikultural.

Jangan cuma menilai film Malaysia dari film komersial atau horor populer saja. Sinemanya jauh lebih luas dari itu. Ada drama kecil, film festival, film sosial, dan film genre yang berani. Rupanya negara tetangga juga punya lapisan sinema yang perlu digali. Menyebalkan ketika ternyata kita memang harus memperluas referensi.

Kesimpulan

Film Malaysia terbaik menunjukkan bahwa sinema negara tetangga punya banyak warna. Ada drama romantis yang lembut seperti Sepet, Gubra, dan Mukhsin. Ada drama keluarga dan musik seperti Talentime dan The Journey. Ada film sosial dan kriminal seperti Bunohan, Jagat, Crossroads: One Two Jaga, dan Abang Adik. Ada horor seperti Munafik, Roh, dan Tiger Stripes. Ada juga film olahraga seperti Ola Bola dan drama sejarah reflektif seperti Snow in Midsummer.

Kalau kamu baru ingin mulai, tonton Sepet, Munafik, The Journey, One Two Jaga, Tiger Stripes, dan Abang Adik. Dari sana, kamu bisa memilih apakah ingin masuk ke film Malaysia romantis, horor, sosial, keluarga, atau arthouse.

Pada akhirnya, film Malaysia menarik karena terasa dekat tapi tetap punya identitas sendiri. Ia bisa hangat, menyeramkan, politis, sentimental, atau sangat pahit. Dan ketika film-film terbaiknya bekerja, hasilnya bisa sangat membekas. Jadi, jangan cuma menonton film Korea, Jepang, iran, atau Thailand. Sinema Malaysia juga layak masuk watchlist, walau kita mungkin harus mengakui bahwa tetangga juga bisa bikin film bagus. Berat, tapi dewasa.k dinikmati.

***

Dapatkanย informasi,ย review, danย rekomendasiย film terbaru hanya diย menonton.id.ย Ikuti juga kami di media sosial sepertiย Twitter,ย Instagram,ย Facebook,ย YouTube,TikTok, danย Google Newsย untuk mengetahui berita dan rekomendasi terbaru tentang film.

FAQ

Apa film Malaysia terbaik?

Beberapa film Malaysia terbaik adalah Sepet, Talentime, Bunohan, The Journey, Jagat, Munafik, Crossroads: One Two Jaga, Tiger Stripes, dan Abang Adik.

Apa film Malaysia horor terbaik?

Film Malaysia horor terbaik antara lain Munafik, Roh, dan Tiger Stripes. Ketiganya punya pendekatan berbeda, dari horor religi sampai folk horror dan body horror.

Apa film Malaysia romantis yang bagus?

Beberapa film Malaysia romantis yang bagus adalah Sepet, Gubra, Mukhsin, dan The Journey.

Apa film Malaysia terbaru yang wajib ditonton?

Film Malaysia terbaru yang wajib ditonton antara lain Tiger Stripes, Abang Adik, dan Snow in Midsummer karena mendapat perhatian besar di festival dan pembahasan sinema Asia.

Apa film Malaysia yang cocok untuk pemula?

Untuk pemula, mulai dari Sepet, The Journey, Munafik, Crossroads: One Two Jaga, dan Abang Adik. Judul-judul ini mewakili beberapa sisi penting sinema Malaysia.

7 Film India Romantis Terbaik Penuh Haru dan Musik Menarik

Banyak pecinta sinema di Indonesia yang tidak hanya menggilai karya-karya dari Hollywood tetapi juga film India romantis. Jika Amerika punya Hollywood, maka India juga tidak kalah karena memiliki Bollywood. Bollywood adalah industri perfilman di India yang memberi asupan tayangan menarik dari berbagai genre.

Salah satu genre film India yang paling diminati adalah drama romantis. Aksi para pemain di layar lebar seringkali mengaduk-aduk emosi penonton bahkan mengundang cucuran air mata. Yang tidak kalah fenomenal dan menjadi ciri khas sinema Bollywood adalah lagu serta tariannya. Nah, berikut ini 7 daftar film Bollywood romantis terbaik.

Daftar film India romantis terbaik

Kuch Kuch Hota Hai (1998)

kuch kuch hota hai - film komedi romantis

Sutradara: Karan Johar Pemain: Shah Rukh Khan, Kajol, Rani Mukerji Durasi: 185 menit

Siapa tidak kenal dengan film India romantis yang satu ini? Pentas Bollywood mulai dikenal lebih luas oleh masyakarakat Indonesia sejak masuknya Kuch Kuch Hota Hai di tanah air. Akting memukau Shah Rukh Khan yang memerankan Rahul, Kajool sebagai Anjali, dan Rani Mukerji sebagai Tina sukses membuat penggemar drama romantis baper.

Persahabatan antara Rahul dan Anjali yang sudah terjalin lama justru membuat Anjali jatuh hati kepada sahabatnya tersebut. Di sisi lain, Rahul jatuh cinta pada Tina dan akhirnya mereka menikah. Anjali yang patah hati memutuskan meninggalkan kota. Sementara Rahul dikaruniai satu putri, tidak lama kemudian ditinggal Tina yang meninggal karena sakit.

Kisah percintaan yang kompleks ini membuat para penonton terbawa emosi. Namun pada akhirnya, putri semata wayang Rahul yang dinamai Anjali mengetahui kisah cinta rumit antara orang tuanya dan sahabat mereka, Anjali, melalui surat-surat ibunya. Anjali kecil membuat sebuah rencana untuk menyatukan kembali Rahul dan Anjali.

Mohabbatein (2000)

mohabbatein - film india romantis

Sutradara: Aditya Chopra Pemain: Shah Rukh Khan, Amitabh Bachchan, Aiswarya Rai, Uday Chopra Durasi: 216 menit

Mohabbatein adalah salah satu film India Romantis terpopuler yang dikenal masyarakat. Film ini diperankan bintang-bintang terkenal Bollywood seperti Shah Rukh Khan, Amitabh Bachchan, Aishwarya Rai, dan lainnya. Mohabbatein bercerita tentang Raj Aryan (Shah Rukh Khan) yang berusaha menunjukkan kekuatan cinta kepada Narayan Shankar (Amitabh Bachchan).

Selain kedua tokoh sentral tersebut, jalan cerita Mohabbatein semakin seru dengan adanya muda-mudi yang belajar mengikuti kata hati demi menemukan jawaban terbaik atas kisah cinta mereka. Film ini juga menyajikan lagu-lagu catchy dengan tarian khas Bollywood yang enerjik. Menonton Mohabbatein dijamin bisa bikin kamu senyum-senyum.

Kabhi Khushi Kabhie Gham… (2001)

kabhi khushi kabhie gham

Sutradara: Karan Johar Pemain: Amitabh Bachchan, Jaya Bachchan, Shah Rukh Khan, Kajol Durasi: 210 menit

Film India romantis terbaik berikutnya yaitu Kabhi Khushi Kabhie Gham…. Cerita yang diangkat dalam Kabhi Khushi Kabhie Gham adalah konflik klasik tentang perbedaan kelas sosial. Amitabh Bachchan adalah kepala dari keluarga kaya raya dengan kehidupan bergelimang harta. Ia memiliki 2 putra yang diperankan oleh Shah Rukh Khan dan Hrithik Roshan.

Shah Rukh Khan hendak dinikahkan dengan Rani Mukerji. Namun ia menolaknya lantaran telah mencintai wanita lain dari kasta sosial berbeda. Mengetahui hal tersebut, Amitabh Bachchan tidak menyetujuinya. Namun pada akhirnya Shah Rukh Khan tetap menikahi sang pujaan hati dan meninggalkan rumah beserta fasilitas mewahnya.

Veer-Zaara (2004)

veer-zaara - film india romantis

Sutradara: Yash Chopra Pemain: Shah Rukh Khan, Preity Zinta, Rani Mukerji Durasi: 192 menit

Veer-Zaara adalah satu dari sekian film India romantis terbaik yang layak kamu jadikan pilihan kalau ingin menikmati karya dari tanah Hindustan. Film ini berkisah tentang pilot Angkatan Udara India bernama Veer (Shah Ruhk Khan) yang menyelamatkan Zaara (preity Zinta). Zaara adalah gadis Pakistan yang terdampar di India.

Namun karena adanya konflik politik antara India dan Pakistan, penyelamatan tersebut justru mengubah hidup Veer dan membuatnya mendekam di penjara Pakistan. Dua puluh tahun kemudian, Saamia (Rani Mukerji), pengacara junior mencoba mengungkap kasus veer yang nyaris tidak tersentuh. Veer-Zaara adalah representasi cerita cinta yang penuh keberanian dan pengorbanan.

Dhadkan (2000)

dhadkan - film india romantis

Sutradara: Dharmesh Darshan Pemain: Akshay Kumar, Shilpa Shetty, Suniel Shetty, Mahima Chaudhry Durasi: 160 menit

Film India romantis berikutnya yang tidak kalah menguras emosi berjudul Dhadkan. Film yang dibintangi Shilpa Shetty (Anjali), Sunil Shetty (Dev), dan Akshay Kumar (Ram) ini mengangkat konflik percintaan beda kasta sosial. Anjali yang berasal dari keluarga kaya raya jatuh cinta kepada Dev, orang miskin.

Keluarga Anjali justru menikahkannya dengan Ram yang berasal dari keluarga kaya. Meski telah menikah, namun Anjali masih mencintai Dev. Akan tetapi Ram menunjukkan kasih sayang kepada Anjali hingga secara perlahan rasa cinta mulai tumbuh di hati Anjali. Sedangkan Dev justru berusaha merebut Anjali agar kembali kepadanya.

Kaho Naa Pyaar Hai (2000)

kaho naa pyaar hai - film india romantis

Sutradara: Rakesh Roshan Pemain: Hrithik Roshan, Ameesha Patel, Anupam Kher, Dalip Tahil Durasi: 180 menit

Kaho Naa Pyaar Hai adalah film India romantis yang menarik. Film ini menceritakan kisah penyanyi jalanan bernama Rohit (Hrithik Roshan) yang tidak sengaja bertemu dengan gadis kaya, Sonia (Ameesha Patel). Pertemuan mereka terjadi di kapal pesiar. Karena suatu hal, Rohit dan Sonia terdampar di pulau terpencil namun mereka bahagia di sana.

Sesudah kembali ke kota, hubungan keduanya ditentang ayah Sonia karena latar belakang sosial yang berbeda. Saat Rohit sudah sukses dan mereka akan menikah, Rohit justru meninggal. Sonia yang patah hati akhirnya pindah ke Selandia Baru. Di sana ia bertemu seorang pria yang mirip dengan Rohit.

Dil Hai Tumhaara (2002)

dil hai tum haara

Sutradara: Kundan Shah Pemain: Rekha, Preity Zinta, Mahima Chaudhry, Arjun Rampal Durasi: 185 menit

Dil Hai Tumhaara adalah film India romantis yang bercerita tentang cinta segitiga antara seorang pria bernama Dev dengan kakak beradik Nimmi dan Shalu. Dev merupakan anak dari pemilik perusahaan tempat Shalu bekerja. Mereka bertemu dan saling jatuh cinta. Suatu hari, Dev hendak dibunuh seseorang namun diselamatkan oleh Nimmi.

Merasa berhutang budi, Dev menjaga Nimmi sehingga ia berpikir bahwa Dev mencintainya. Nimmi juga memiliki perasaan pada Dev sehingga ia mengatur pernikahan mereka berdua. Namun Sarita, ibu Nimmi dan Shalu, kemudian mengetahui hubungan Shalu dan Dev.

Ia mengira bahwa Shalu lah pihak ketiga di antara Dev dan Nimmi. Bollywood memang kerap menghadirkan kisah-kisah romantis yang menguras emosi dan air mata penonton.

Tidak heran jika peminat film Bollywood didominasi kaum wanita. Kalau kamu tertarik dengan drama percintaan, tidak ada salahnya menonton lagi film India romantis di atas.

***

Informasi menarik lain seputar dunia film bisa didapatkan di menonton.id. Follow juga Twitter, Instagram, dan Facebook menonton.id untuk berita terbaru dunia entertainment lainnya.

Review Soul (2020): Bukan Hanya Tentang Kematian, Tapi Kehidupan

Review Soul (2020) | Sutradara: Pete Docter Pemain: Jamie Foxx, Tina Fey, Questlove, Daveed Digs, Phylicia Rashad Negara: Amerika Serikat Durasi: 107 menit

***

Jika dilihat dengan seksama, sebenarnya film-film Pixar sangat dekat dalam membahas kematian.

Yang paling dekat dan eksplisit membahas hal tersebut sebenarnya ada tiga film. Yang pertama adalah Coco (2017), Onward (2020), dan yang terakhir Soul (2020).

Dan sama seperti film-film sebelumnya, Pixar melakukannya lagi. Mereka sukses mengemas sebuah bahasan mendalam dan filosofis dengan sangat menarik.

Tidak heran ketika ada banyak review yang memuji Soul.

Sinopsis Soul Pixar

pixar soul - review (2)

Soul (2020) bercerita tentang Joe Gardner, seorang guru musik SMP yang bosan dengan kehidupannya tersebut. Ia sebenarnya memiliki mimpi besar untuk menjadi seorang musisi jazz yang bisa tampil di atas panggung menghibur banyak orang.

Suatu hari, mimpinya tersebut mendekati kenyataan. Ia diajak untuk bermain bersama salah satu musisi jazz ternama Dorothea Williams. Awalnya gugup, namun ia berhasil bermain piano dengan mengesankan.

Dorothea Williams kemudian mengajak Gardner untuk kembali malam itu, agar bisa tampil bersama bandnya.

Saat yang diimpikan akan terwujud, sayangnya Gardner mengalami kecelakaan. Ia mendapati dirinya masuk ke dalam Great Beyond; atau sebutan lainnya akhirat.

Ia tidak bisa percaya bahwa mimpinya yang ada di depan mata hilang begitu saja. Ia pun berusaha bisa kembali ke Bumi agar bisa mewujudkan mimpinya selama ini.

Hanya saja, hal tersebut tidak mudah. Ia malah terjebak ke dalam Great Before; atau dunia sebelum kehidupan. Di sana ia bertemu banyak jiwa yang akan masuk ke Bumi; salah satunya adalah 22.

Hanya saja, 22 adalah jiwa yang sebenarnya enggan untuk bisa pergi ke Bumi. Mereka pun kemudian memulai petualangan bersama untuk bisa mewujudkan mimpi masing-masing.

Review Soul: animasi yang mengajarkan kematian dan kehidupan dengan sangat baik

pixar soul - review (3)

Pixar done it again. Lagi-lagi mereka membuat sebuah film dengan bahasan filosofis dan mendalam, tapi tetap bisa dinikmati semua kalangan dari semua umur.

Kematian memang sering menjadi bahasan film Pixar. Bahkan, Toy Story sendiri secara implisit membahas tentang kematian, dan berusaha untuk tetap hidup.

Mereka berusaha untuk mengembalikan memori menyenangkan Andy bermain bersama mereka, seiring semakin bertambahnya usia Andy, dan ia yang sudah mulai enggan bermain dengan mainannya lagi. Dari sudut pandang mainan, ini adalah kematian.

Sementara itu, Coco dan Onward membahasnya dengan lebih eksplisit. Bagaimana sebaiknya kita menghadapi kematian orang-orang terdekat di sekeliling kita; selain juga mengingat kenangan kita bersama dengan mereka.

Namun Soul membahas kematian dengan lebih dekat lagi. Kali ini, sang pemeran utama memang mengalaminya sendiri. Menjadikan film ini sebagai sebuah media yang tepat untuk melihat refleksi sekaligus mendalami jiwa juga kehidupan.

Kisah ini disajikan dengan animasi yang indah. Dialognya mudah dicerna oleh anak-anak, walaupun kita bisa menemukan beberapa lelucon cukup serius dan mendalam di dalamnya.

Petualangan Gardner dan 22 sendiri seakan mengajarkan kita untuk melihat hidup dengan sepenuhnya; dan untuk selalu tidak memikirkan apa yang akan terjadi di dunia berikutnya.

Kehidupan, sudah sepantasnya untuk tidak bisa ditebak dan tidak terduga. Seperti musik jazz; diwarnai improvisasi, penuh kejutan, sulit ditebak, tapi sungguh indah dan bisa dinikmati.

***

Selain review Soul, baca juga review, rekomendasi, dan trailer film lainnya hanya di menonton.id. Follow juga Twitter, Instagram, dan Facebook untuk beragam informasi terbaru tentang dunia film

6 Film Indonesia Terbaik Tahun 2019 yang Tidak Boleh Dilewatkan

Menonton film Indonesia 2019 dapat mengembalikan mood kamu yang sedang kurang baik. Tahun tersebut merupakan kejayaan bagi beberapa kategori film di tanah air. Seperti genre horor yang menggema di tahun 2019. Tidak hanya genre horor saja rupanya kisah-kisah percintaan juga laris ditonton pada waktu itu.

Meski begitu terkadang kamu juga bisa melewatkan tontonan film tersebut. Jangan khawatir karena meski telah tayang namun kamu masih dapat menonton setiap adegan favorit. Bagi kamu yang sudah pernah menonton berbagai judul film tidak ada salahnya menonton kembali.

Beberapa judul film memang menarik untuk ditonton hingga berulang kali. Apalagi jika pesan yang disampaikan dalam adegan tersebut sampai mengena di dalam hati. Yuk, menonton ulang 6 film Indonesia 2019 yang mendapat predikat terbaik berikut ini.

Daftar film Indonesia terbaik tahun 2019

Film Dilan 1991 yang Diperankan Iqbaal Ramadhan

dilan 1991 - film indonesia 1991

Sutradara: Fajar Bustomi, Pidi Baiq Pemain: Iqbaal Ramadhan, Vanesha Prescilla, Jerome Kurnia, Adhisty Zara Durasi: 121 menit

Pada urutan pertama ditempati oleh trilogi Dilan 1991. Film tersebut diambil dari trilogi karya Pidi Baiq. Pemeran utamanya yaitu Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Priscilla. Iqbal sendiri memerankan tokoh Dilan. Sementara Vanesha memerankan tokoh gadis muda bernama Milea.

Kisah cinta Dilan dan Milea sukses menjadi film yang meraup penonton terbanyak. Pada tahun 2019 silam Film Dilan 1991 telah ditonton oleh lebih dari 5 juta penonton di seluruh Indonesia. Sebelum sekuel pertamanya disambut baik dengan penonton 6,2 juta orang.

Film di tahun 2019 yang bergenre kisah cinta dan romantika anak muda di era 90an ini juga menamatkan sekuel terakhirnya di tahun 2020. Jalan ceritanya membekas di hati para penonton. Sehingga cocok kamu tonton bersama pasangan di akhir tahun ini.

Film Dua Garis Biru Karya Gina S. Noer

dua garis biru - film indonesia 2019

Sutradara: Gina S. Noer Pemain: Angga Yunanda, Adhisty Zara, Lulu Tobing, Cut Mini Theo Durasi: 113 menit

Pada urutan kedua terdapat film Dua Garis Biru yang menawarkan kisah semaja. Film Indonesia 2019 ini menjadi awal debut sang sutradara yaitu Gina S. Noer. Siapa sangka pada awal debutnya sebagai sutradara Gina berhasil meraih penonton terbanyak.

Selama ditayangkan di bioskop film Dua Garis Biru mendapatkan penonton di sebanyak lebih dari 2,5 juta pasang mata. Oleh karena itu Dua Garis Biru layak dinobatkan sebagai film Indonesia 2019 terbaik. Dua pemain utamanya yaitu Angga Aldy Yunanda dan Adhisty Zara.

Dua Garis Biru sangat relevan dengan fenomena yang dialami oleh remaja saat ini. Kisah problematika hamil di luar nikah menjadi pembelajaran yang dapat diambil para penonton. Bahkan berkat jalan ceritanya tersebut Dua Garis Biru berhasil memperoleh banyak penghargaan di ajang festival film.

Film Danur 3: Sunyaruri Mengangkat Tema Horor

danur 3 - film indonesia 2019

Sutradara: Awi Suryadi Pemain: Prilly Latuconsina, Sandrinna Michelle, Rizky Nazar, Syifa Hadju Durasi: 90 menit

Film Indonesia 2019 lainnya yang sukses menjadi karya terbaik yaitu Danur 3: Sunyaruri. Tema yang diangkat pada film tersebut masih sama yaitu horor. Namun pada prekuel ini konsep horor dibuat lebih menegangkan. Hal tersebut untuk membuat para penontonannya merasakan nuansa menengangkan.

Sementara itu pada dua judul sebelumnya Danur mengangkat tema horor namun ditambahkan kesan romantis. Pada judul Danur 3: Sunyaruri ini juga diangkat dari novel yang sama karya Risa Saraswati. Danur 3 sukses merebut penonton hingga 1,4 juta pasang mata setelah perilisannya.

Film Keluarga Cemara yang Diperankan Ringgo Agus Rahman

keluarga cemara - film indonesia 2019

Sutradara: Yandy Laurens Pemain: Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Adhisty Zara, Widuri sasono Durasi: 110 menit

Di urutan keempat yaitu Film Keluarga Cemara. Film ini diperankan oleh sederet pemain ternama di tanah air. Seperti Nirina Zubir, Ringgo Agus Rahman, Widuri Putri dan Zara JKT 48. Keluarga Cemara merupakan film yang diproduksi oleh Visimena Pictures.

Film 2019 yang mendapat predikat terbaik tersebut telah sukes ditonton lebih dari 1,7 juta orang di Indonesia. Penayangannya sukses menjadi film edukatif di awal tahun 2019. Jalan ceritanya mengangkat tema perjalanan sebuah keluarga dengan anak-anaknya. Oleh karena itu Keluarga Cemara cocok dijadikan tontonan untuk anak-anak.

Film Perempuan Tanah Jahanam Bertema Horor-Thriller

perempuan tanah jahanam - oscar

Sutradara: Joko Anwar Pemain: Tara Basro, Marissa Anita, Christine Hakim, Asmara Abigail Durasi: 106 menit

Film kelima diisi oleh Perempuan Tanah Jahanam. Film yang satu ini mengangkat tema horor-thriller. Perempuan Tanah Jahanam menjadi film Indonesia tahun 2019 terbaik lewat jalan cerita horornya. Genre film besutan Joko Anwar ini memang masih jarang diproduksi sineas Tanah Air.

Menariknya sebelum berubah nama menjadi Perempuan Tanah Jahanam rupanya film tersebut berjudul Impetigore. Para pemainnya yaitu Christine Hakim, Ario Bayu, Tara Basro dan Asmara Abigail. Sejak awal penayangannya pada tahun 2019 Perempuan Tanah Jahanam telah menarik perhatian lebih dari 1,7 juta penonton.

Film ini memenangkan berbagai penghargaan internasional dan juga dalam dalam negeri.

Film Gundala Diperankan Aktor Abimana Aryasatya

gundala

Sutradara: Joko Anwar Pemain: Abimana Aryasatya, Tara Basro, Bront Palarae, Ario Bayu Durasi: 123 menit

Pada urutan keenam kamu dapat menikmati tayangan Gundala. Film ini diperankan oleh aktor ternama yaitu Abimana Aryasatya. Gundala merupakan film bertajuk pahlawan super neo-noir. Tokoh yang diambil oleh sang sutradara adalah karakter pahlawan super di Indonesia tahun 1969.

Film Indonesia 2019 terbaik ini telah tayang di bioskop dan mendapat sambutan dari jutaan penonton. Terbukti para penonton yang terkesan dengan Gundala berjumlah 1,6 juta pasang mata. Jika kamu menyukai karakter action tidak salah apabila menonton Gundala di akhir tahun 2020 kembali.

Film Preman Pensiun dengan Capaian Penghargaan

preman pensiun

Sutradara: Aris Nugraha Pemain: Epy Kusnandar, Tya Arifin, Soraya Rasyid Durasi: 94 menit

Pada urutan terakhir yaitu film Preman Pensiun. Barangkali kamu seringkali mengingat judul sinetron Preman Pensiun. Berkat kesuksesannya di sinetron tanah air MNC Pictures memproduksi film dengan judul yang sama. Preman Pensiun merupakan film yang diangkat dari sinetron tanah air.

Film tersebut sukses dengan jutaan penonton di tahun 2019 silam. Para pemainnya tetap sama yaitu Epy Kusnandar, Soraya Rasyid dan Tya Arifin. Jalan ceritanya mengisahkan komplotan preman Kang Mus yang bubar dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Pada akhirnya menonton film dengan genre apapun dapat mengembalikan mood penonton. Oleh sebab itu, setiap judul film di atas diproduksi dengan berbagai macam teknik. Sehingga dapat menarik setiap pasang mata yang menonton jalan cerita setiap film Indonesia 2019 terbaik tersebut.

***

Dapatkan rekomendasi film lainnya di menonton.id. Follow juga Twitter, Instagram, dan Facebook untuk mendapatkan informasi lebih lengkap seputar dunia film dalam dan luar negeri.